Rizal Effendi Hadiri Sidang Korupsi Pengadaan Lahan TPA

David Purba

Foto Mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Balikpapan, helloborneo.com – Mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, hadiri sidang Korupsi Pengadaan Lahan TPA Manggar yang digelar secara virtual di Kejaksaan Negeri Balikpapan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Balikpapan, Ardiansyah saat ditemui helloborneo.com di Balikpapan, Rabu mengatakan, sidang dilakukan secara virtual karena masih pandemi COVID-19.

Dalam sidang yang digelar, Selasa (28/9) tersebut mantan Wali Kota Balikpapan diketahui berstatus sebagai saksi atas kasus korupsi pengadaan lahan perluasan TPA di kawasan Manggar, Balikpapan Timur.

“Diperiksa sebagai saksi perkara pengadaan lahan perluasanTPA Manggar. Ada beberapa saksi yang diperiksa,” ujar Ardiansyah.

Rizal Effedi yang ditemui terpisah membenarkan jika sidang yang diikutinya menyangkut dengan pengadaan lahan perluasan TPA Manggar. Dengan status sebagai saksi atas dua terdakwa mantan ketua dan sekretaris DKPP Balikpapan, yakni Roby Ruswanto dan Astani.

Beberapa hal yang menjadi pertanyaan majelis hakim dan JPU yakni perubahan anggaran dari semula Rp11 milliar menjadi Rp22 milliar.

“Itu yang dipertanyakan. Untuk lahan tambahnya sekitar 25 hektar, sebelumnya 15 hektar,” jelas Rizal Effendi.

Dalam sidang tersebut, ia juga lebih banyak menjelaskan tentang tugas kepala daerah, seperti pengadaan perluasan lahan misalnya, menyusun dan menetapkan APBD bersama DPRD. Termasuk menetapkan lokasi dan panitia pengadaan tanah.

Sementara terkait teknisnya dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran Daerah DPRD.

“Terkait perubahan anggaran itu saya sudah jelaskan secara teknis kepala daerah atau wali kota tidak mengetahui. Memang kewenangan pembahasannya ada di TAPD dan di Badan Anggaran DPRD,” kata Rizal Effendi. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.