David Purba

Balikpapan, helloborneo.com – Kota Balikpapan yang dikenal sebagai kota dengan kawasan bebas tambang batu bara mulai tercoreng dengan ditemukan tambang ilegal beroperasi di daerah itu.
Pantuan helloborneo.com di Balikpapan, Selasa, sejumlah petugas gabungan dari Satpol PP Balikpapan yang di “backup” TNI dan Polri mendatangi lokasi temuan tambang ilegal tersebut.
“hei stop itu,” teriak salah seorang petugas kemudian petugas gabungan memanggil sejumlah pekerja untuk dimintai keterangan.
Seorang pekerja tambang ilegal, Said mengaku dirinya baru bekerja 10 hari sebagai pengawas tambang. Berdasarkan pengakuan, tambang ilegal itu merupakan milik seorang laki-laki warga Sulawesi.
“Saya di sini baru 10 hari. Saya sebagai pengawas aja, ada empat sampai lima pekerja. Saya juga hanya mengikuti perintah bos,” ujarnya.
Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifil menyebutkan, aktifitas tambang ilegal yang berada di Jalan Soekarno Hatta KM 25 RT 45 Kelurahan Karang Joang justru sudh berjalan selama sebulan.
Satpol PP Kota Balikpapan pernah menegur aktifitas tambang ilegal tersebut untuk tidak lagi beroperasi. Namun teguran lisan itu tidak diindahkan oleh pemilik tambang.
“Tidak ada toleransi. Di daerah ini baru kami temukan dan akan dicek perbatasan di garis batas Kukar-Balikpapan. Kalau ada (tambang ilegal) lagi akan kami berlakukan sama,” jelasnya. (bp/tan)

















