Disdag Kalsel Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Tradisional Dan Distributor

Tun MZ

Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan kembali menginspeksi pasar tradisional untuk memantau ketersediaan bahan pokok. (Ist)
Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan kembali menginspeksi pasar tradisional untuk memantau ketersediaan bahan pokok. (Ist)

Banjarmasin, helloborneo.com – Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan kembali menginspeksi pasar tradisional untuk memantau ketersediaan bahan pokok seperti bawang merah, bawang putih, gula pasir, tepung, dan minyak goreng curah dalam rangka persiapan bulan Ramadan 1443 Hijriah.

“Jadi, berdasarkan hasil pantauan bawang merah dapat dinyatakan aman, karena pasokan melimpah. Saat ini, sedang musim panen dan diperkirakan harga mulai berangsur turun seminggu kedepan di tingkat pedagang,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Banjarmasin.

Selain bawang merah, ketersediaan bawang putih juga masih aman, diikuti dengan gula pasir dan tepung terigu. Meskipun, kenaikan harga gula pasir tidak bisa dihindari karena naiknya harga bahan baku.

“Harga jual gula di distributor sudah Rp13.000 per kilogram, bawang putih Rp21.000 per kilogram, bawang merah mulai dari harga Rp16.000 per kilogram tergantung ukuran,” ujar Birhasani.

Di sisi lain, ketersediaan minyak goreng curah masih kosong karena terkendala berbagai regulasi. Berbanding terbalik dengan minyak goreng kemasan yang cukup melimpah dan harga bersaing.

Usai memantau ketersediaan di tingkat pasar tradisional, Birhasani melanjutkan pemantauan ke salah satu distributor untuk melihat langsung ketersediaan minyak goreng kemasan.

Untuk ketersedian minyak goreng dari beberapa brand cukup aman untuk Ramadan dan masih ada 15 kontainer dalam perjalanan menuju Kalsel.

“Sehingga, dapat disimpulkan untuk ketersediaan komoditi seperti bawang merah, bawang putih, minyak, gula dan tepung tidak perlu dikhawatirkan meskipun ada kenaikan harga untuk gula dan tepung,” kata Birhasani. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.