ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar menyebutkan manasik haji sangat penting untuk menjadi bekal pengetahuan menyangkut tata cara ibadah haji bagi para jemaah selama melakukan rangkaian ibadah di tanah suci.
Tohar menyampaikan saat membuka kegiatan bimbingan manasik haji Kabupaten Penajam Paser Utara 2022, Senin (6/7).
Dari pantuan helloborneo.com, kegiatan manasik haji yang digelar Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut diikuti 58 calon Jemaah haji setempat yang akan diberangkatkan pada kloter (kelompok terbang) kedua.
“Bimbingan manasik haji sangat penting karena ada pamantapan terkait pemahaman atau bekal materi hingga pengetahuan bagi para jemaah, sehingga niat dalam melaksanakan haji dan segala macam rangkaiannya dapat betu-betul terlaksana dengan harapan dapat mencapai haji yang mabrur,“ jelasnya.
Para jamaah kiranya terus menjalin komunikasi kepada ketua pembimbing rombongan lanjut dia, agar segala proses ibadah yang dilaksanakan terus berjalan tanpa satupun yang tertinggal.
“Para calon jemaah harus punya komitmen dan ikuti arahan koordinator pembimbing sehingga proses pelaksanaanya nanti dapat berjalan dengan baik, tidak saja pada saat proses ibadah berlangsung namu pada saat pemberangkatan hingga pulang ke tanah air nanti,” ujarnya.
Diimbau para pendamping dapat meniatkan selain sebagai tugas dan fungsi pendamping selama peroses ibadah haji berlangsung mengikhlaskandengan setulus hati dalam mengakomodir dan bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan ibadah kepada para jamaah baik dalam pemberangakatan hingga kepulangannya ke nanti ke tanah air.
“Selamat kepada bapak-ibu para peserta calon jamaah haji yang terpanggil untuk menunaikan ibadah haji mulai hari ini dalam giat bimbingan manasik sampai pada saatnya dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik, diberikan kesehatan serta dapat kembali ketanah air dengan haji yang mabrur” ucapnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Penajam Paser Utara, Nasruddin mengatakan pada tahun ini (2022) calon jemaah haji setampat yang akan diberangakatkan pada keloter kedua sebanyak lima puluh delapan calon jemaah.
Calon jemaah haji sebelumnya berjumlah enam puluh peserta, namun terdapat mutasi pemberangkatan dua calon jemaah di tempat yang berbeda yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Sehingga ungkap dia, calon Jemaah haji yang akan diberangkatan dari Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi lima puluh delapan dengan peserta laki-laki sebanyak dua puluh tiga peserta dan tiga puluh lima peserta perempuan.
“Kegiatan manasik sangat penting sekali bagi jamaah karena menunjang wawasan, keterampilan serta ilmu pengetahuan yang berkaitan ibadah haji selama proses pelaksanaan nanti oleh para jamaah,” kata dia.
Melalui bimbingan manasik haji diharapkan menjadi pedoman bagi para calon jemaah dalam menunaikan segala rentetan ibadah yang dimulai dari pemberangakatan hingga kepulangannya dengan harapan menjadi haji yang mabrur. (adv/bp)

















