Kasus DBD di Balikpapan Mulai Menurun

L Gustian

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti. (Ist)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarti. (Ist)

Balikpapan, helloborneo.com – Kota Balikpapan sempat mengalami lonjakan, kasus demam berdarah atau DBD. Yang mencapai 1310 terhitung dari bukan Januari di Kota Balikpapan akhirnya mulai menurun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarti yang akrab disapa Dio mengatakan bahwa saat sudah tidak ada perkembangan yang signifikan terhadap kasus DBD.

“Tidak ada perkembangan yang signifikan, ada kasus tetapi tidak terlalu menonjol peningkatannya. Lonjakan tidak seperti bulan lalu,” kata Dio.

Dari catatan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, saat ini perkembangan demam berdarah dari Januari hingga Oktober ini telah mencapai 1310 kasus dengan 5 kasus meninggal dunia.

Tidak mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, pihaknya masih tetap melakukan upaya sosialisasi dan edukasi ke masyarakat untuk tetap melakukan kerja bakti ‘masal pemberantasan sarang nyamuk.

Serta meminta memasang kelambu air bagi yang sudah mendapatkan, kemudian segera memeriksakan ke dokter apabila menderita demam. Lalu di Puskesmas juga sudah menyediakan regen yang selalu tersedia sehingga bisa langsung mendeteksi adanya kasus DBD lebih cepat di laboratorium Puskesmas.

“Upaya masih kita lakukan, kalau ditemukan positif ada jentik di wilayahnya maka kita tindak lanjuti dengan fogging,” tuturnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses