Bisnis Pil Koplo, IRT Warga Balikpapan Tengah Kedapatan Simpan 6.000 LL

Polisi meringkus dua tersangka pengedar pil koplo. Salah satunya ibu rumah tangga berinsial SU. (helloborneo.com/RoyMS)

Roy MS

Balikpapan, helloborneo.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di kawasan Jalan Sumberrejo, Balikpapan Tengah kedapatan menyimpan ribuan butir pil koplo. Obat keras jenis LL itu disinyalir hendak diedarkan oleh pelaku.

Kasatresnarkoba Polresta Balikpapan Komisaris Roganda mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat mengenai maraknya transaksi obat berbahaya di rumah tersangka bernisial SU. Setelah dilakukan penyelidikan hingga penggeledahan petugas akhirnya menemukan 6.000 butir dobel l.

“Pengungkapan kasus pada Senin, 31 Oktober 2022 lalu. Berawal dari laporan masyarakat, kita mendatangi TKP dan ditemukan barang bukti tersebut di rumah SU,” jelas Roganda di Mapolresta Balikpapan, Kamis (03/11).

Ribuan pil koplo tersebut dikemas ke dalam enam botol. Kepada penyidik SU mengaku, obat-obat keras tersebut diperolehnya dari seorang berinsial O dan dikirim melalui jasa ekspedisi.

“Pengakuannya sudah tiga kali ini membeli barang tersebut. Terakhir dibeli seharga Rp1 juta dan mau dijual seharga Rp30 juta,” terangnya.

Dalam bisnis tersebut, SU mengincar pembeli dari beragam kalangan.

Satresnarkoba Polresta Balikpapan sebelumnya juga mengungkap kasus serupa setelah menangkap pria berinsial AZ pada Rabu, 19 Oktober 2022. Dari tangan AZ polisi menemukan barang bukti 46 butir LL.

“Mengenai kasusnya, dua tersangka pelaku tidak saling terkait,” singkatnya.

Kedua tersangka kini menjalani penahanan di Rutan Polresta Balikpapan. Mereka dijerat dengan Pasal 197 Juncto Pasal 106 dan Pasal 196 Juncto Pasal 98 Undang Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang ancaman hukumannya pidana kurungan penjara paling lama 10 tahun. (yor)





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.