Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan telah usai diselenggarakan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara) Syahrudin M Noor menekankan untuk rencana yang berimbang.
Beberapa kali mengikuti kegiatan Musrenbang, Syahrudin M Noor menyimpulkan bahwa kebanyakan usulan yang ada adalah pembangunan infrastruktur. Namun untuk menghadapi kehadiran perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) dianggap perlu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Adanya pembangunan SDM adalah upaya agar pemerintah daerah bisa mengantisipasi kedatangan calon penghuni IKN di Kabupaten PPU.
“Rata-rata yang diajukan hanya pembangunan fisik sementara ini harus berimbang antara fisik dengan membangun sumber daya manusianya, dalam rangka antisipasi hadirnya ibu kota negara,” kata Syahrudin M Noor.
Dengan usulan pembangunan sumber daya manusia, diharapkan bisa membuat generasi penerus di Kabupaten PPU mampu bersaing dengan pendatang. Dirinya tak ingin tanpa bekal pengembangan sumber daya manusia, masyarakat Kabupaten PPU tidak bisa bersaing.
“Harus kita bekali orang-orang kita dalam rangka mengakselerasi sumber daya manusia sehingga terjadi kompetisi. Nanti tentu kalau tidak kita bekali sumber daya manusinyanya, kita nanti tidak pernah mampu untuk berkompetisi,” ucapnya.
Dirinya mendorong melalui Musrenbang ini ada usulan dan upaya untuk bisa memikirkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sehingga usulan yang akan diakomodir oleh pemerintah daerah tak melulu soal pembangunan infrastruktur melainkan pula SDM
“Itu pentingnya Musrenbang ini dalam rangka peningktan SDM jadi bukan hanya membangun fisiknya, manusianya juga harus kita bangun,” tuturnya.
Syahrudin M Noor menyimpulkan perlu adanya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan sumber daya manusia.
“Titik tekannya antara pembagunan fisik harus berimbang juga dengan pembangunan sumber daya manusiannya, mulai dari pemberdayaan, program peningkatan SDM hingga program pendidikan dan pelatihan” pungkasnya. (adv/log)
















