Kabupaten PPU Terapkan Kartu Kredit untuk Belanja Anggaran Daerah

Bagus Purwa

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menerapkan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) sebagai alat pembayaran nontunai untuk efektivitas dalam belanja menggunakan anggaran daerah.

KKPD diterapkan dengan harapan ada peningkatan efektivitas dan akuntabilitas pemerintah kabupaten, kata Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun di Penajam, dalam membelanjakan anggaran daerah.

Alat pembayaran nontunai itu dapat mempersingkat administrasi pembelanjaan anggaran pemerintah kabupaten, lanjut dia, karena sifat pembayaran yang dipermudah.

Sebagai percontohan KKPD mulai diterapkan terhadap lima.perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Inspektorat.

Berikutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Putri Aji Botung.

Lima perangkat daerah itu diharapkan dapat langsung menggunakan alat pembayaran nontunai dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini (2024).

“Kelima perangkat daerah itu diharapkan sudah terapkan KKPD untuk belanja anggaran daerah sebagai percontohan,” ujarnya.

“Alat pembayaran nontunai dapat mudahkan dalam pemesanan jasa seperti akomodasi hotel dan transportasi darat, laut dan udara,” tambahnya.

KKPD diklasifikasikan berdasarkan keperluan, yaitu kartu kredit untuk keperluan belanja barang dan jasa, belanja modal, serta alat pembayaran nontunai yang dapat digunakan untuk keperluan belanja perjalanan dinas.

KKPD dikembangkan sebagai alat pembayaran nontunai, jelas Makmur Marbun, yamg mendukung digitalisasi transaksi belanja pemerintah.

Alat pembayaran nontunai itu merupakan satu terobosan yang dicanangkan pemerintah pusat untuk efektivitas belanja pemerintah daerah. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.