Kabut Asap Masih Cemari Udara Penajam

AH Ari B

 

Penajam, helloborneo.com – Udara Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih dalam kondisi tidak sehat sebab tercemar kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di daerah itu.

Pelaksana tugas Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar, di Penajam, Selasa, mengatakan, walaupun tidak separah di daerah lain, polusi udara akibat kebakaran lahan dan hutan masih terus terjadi di wilayah Penajam Paser Utara.

“Meski tidak separah seperti di daerah lain, tapi kabut asap yang terjadi sejak pagi mengakibatkan jarak pandang semakin terbatas, bahkan terasa perih di mata,” katanya.

Serangan kabut asap yang masih tejadi di wilayah Penajam Paser tersebut menurut Tohar, menjadi perhatian serius pemerintah setempat, sehingga pemerintah kecamatan, kelurahan dan pemerintah desa diminta untuk terus mengawasi aktivitas pembakaran lahan dan hutan di wilayah masing-masing.

“Kami minta camat, lurah dan kepala desa secara terus menerus mengawasi aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan warga selama musim kemarau saat ini,” ujarnya.

Tohar mengimbau masyarakat yang memiliki lahan atau perusahaan tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan bahaya, terutama bagi kesehatan warga sekitar.

Membuka lahan atau ladan dengan cara dibakar tambahnya, dapat dikenakan pasal 98 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Hutan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta denda Rp3 miliar. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.