Enam Orang Ditahan Berikut 6,8 Gram Sabu-Sabu

Bagus Purwa

Polres PPU.

Penajam, helloborneo.com – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sejak Minggu (2/9) hingga Rabu, masih menahan enam orang berikut barang bukti seberat 6,8 gram sabu-sabu.

“Pengungkapan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan enam orang itu di lima tempat berbeda, Minggu,” kata Kepala Satuan Reserse Narkotika Polres Penajam Paser Utara Inspektur Satu Tri Riswanto di Penajam.

Pada penangkapan pertama, lanjut ia, seorang yang diringkus adalah SD (51 tahun) di wilayah RT 05 Kelurahan Petung. Setelah pengembangan penyidikan terhadap tersangka itu, polisi meringkus enam orang lainnya.

Dari tangan SD, menurut Tri Riswanto disita, sabu-sabu seberat 0,27 gram. Tersangka lantas mengaku sabu-sabu berasal dari jaringan di Balikpapan, kemudian dia menjual barang haram itu kepada rekan-rekannya.

Masih di wilayah RT 05 Kelurahan Petung, polisi Penajam Paser Utara meringkus SB (26 tahun) dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1,92 gram dan menangkap ES (25 tahun) beserta satu paket sabu-sabu.

Selanjutnya, polisi berhasil menangkap IN (36 tahun) dan DR (37 tahun) yang juga tinggal di wilayah RT 05 Kelurahan Petung. Dari keduanya, polisi menyita sabu-sabu seberat 1,51 gram.

Dari penangkapan SS (33 tahun) di wilayah RT 10 Desa Giripurwa, polisi menyita sabu-sabu seberat 3,10 gram.

“Polisi juga menyita alat isap sabu-sabu, sekop yang terbuat dari sedotan plastik, dan telepon genggam, serta uang tunai Rp400 ribu dari tangan tersangka yang diduga hasil penjualan sabu-sabu,” kata Tri Riswanto.

Pengungkapan kasus narkoba tersebut, jelasnya lagi, awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat, kemudian melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut selama sepekan.

Keenam orang itu, tambah Tri Riswanto, masih diperiksa insentif. Mereka telah ditetapkan menjadi tersangka dengan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.