Penajam Bayar Utang Lebih Salur Rp139 Miliar

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, harus membayarkan utang lebih salur dana bagi hasil minyak dan gas bumi kepada pemerintah pusat sekitar Rp139 miliar.

Kepala BK Penajam Paser Utara, Tur Wahyu Sutrisno.

Kepala Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara Tur Wahyu Sutrisno saat dihubungi helloborneo.com, Sabtu, menjelaskan, awalnya utang lebih salur dana bagi hasil minyak dan gas bumi 2015-2016 mencapai Rp198 miliar.

Pada 2017, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara membayar tahap pertama lebih salur dana bagi hasil minyak dan gas bumi tersebut sekitar Rp66 miliar, dan masih tersisa Rp132 miliar.

Namun lanjut Tur Wahyu, pada 2018, lebih salur dana minyak dan gas bumi bertambah Rp7 miliar, sehingga utang lebih salur dana minyak dan gas bumi yang harus dibayarkan menjadi Rp139 miliar.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berencana melunasi utang lebih salur dana mimyak dan gas bumi tersebut secara bertahap pada 2018 dan 2019.

“Tapi pemerintah kabupaten juga memiliki kewajiban pembayaran utang mendahului APBD Perubahan 2018 sekitar Rp74 miliar, kepada pihak ketiga,” jelas Tur Wahyu.

Selain itu ia menyatakan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga akan menerima dana kurang salur 2017 dari pemerintah pusat lebih kurang Rp300 miliar.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan menerima dana kurang salur dari pemerintah pusat tersebut pada APBD Perubahan 2018.

“Dana kurang salur itu akan dipotong utang lebih salur dana minyak dan gas bumi yang harus dikembalikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelas Tur Wahyu.

Penyaluran dana kurang salur dari pemerintah pusat yang jumlahnya sekitar Rp300 miliar tersebut, masih menunggu Peraturan Mentari Keuangan atau PMK.

“Informasinya PMK sebagai dasar penyaluran dana kurang salur telah diterbitkan Menteri Keuangan, kami berharap dana kurang salur itu secepatnya disalurkan,” tambah Tur Wahyu. (bp/hb)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.