Makmur Marbun Usul Kemenko Marves Tol Laut

Edy Suratman Yulianto

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Penjabat Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menyurati Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, untuk mengusulkan adanya tol laut di Kabupaten PPU.

Usai kurang dari sebulan di Kabupaten PPU, Makmur Marbun terbilang fokus untuk menekan angka inflasi.

Beberapa hal dilakukannya untuk mengurangi inflasi dari Sembilan Bahan Pokok (Sembako)

Cukup untuk mengumpulkan data, akhirnya disimpulkan jalur logistik sembako terlalu panjang, hingga perlu melewati empat titik supaya tiba di Kabupaten PPU. Itu dianggap nilai sembako di Kabupaten PPU terbilang mahal.

Langkahnya, Makmur Marbun telah menyurati Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), guna memecahkan masalah itu.

“Saya sudah bikin surat Kemenko Marves
Saya minta kepada beliau, saya jelaskan,” kata Makmur Marbun.

Makmur Marbun juga sempat melakukan kunjungan ke pelabuhan Buluminung, terkait dengan kesiapan tol laut. Baginya pelabuhan bisa saja menjadi tol laut. Tinggal bagaimana kapal pengangkut mampu menyesuaikan pelabuhan yang ada saat ini.

“Kalau mereka syaratkan kedalaman laut. Saya pikir harus bisa membuka diri dong tentunya dibawah kapal yang memang 25 meter, kami punya 9-12 meter itu lah sudah dipakai disitu kapalnya disesuaikan,” jelasnya.

Pj Bupati Kabupaten PPU itu menginginkan adanya pemutusan mata rantai kebutuhan bahan pokok untuk Kabupaten PPU, sehingga harga yang beredar tidak lagi mahal.

“Langsung memutus mata rantai, tidak mau tahu saya. Saya berusaha membuat itu,” tegasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses