Wakil Ketua DPRD Penajam: Irigasi di Daerah Banjir Harus Ditingkatkan

Ari B

Poto Wakil Ketua DPRD PPU, Raup Muin.

Penajam, helloborneo.com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Raup Muin menegaskan pemerintah kabupaten setempat harus memprioritaskan peningkatan irigasi di sejumah daerah atau wilayah yang menjadi langganan bencana banjir.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut saat ditemui helloborneo.com, Selasa mengkritisi atau menyoroti lemahnya sistem irigasi di sejumlah wilayah Penajam Paser Utara, sehingga menyebabkan terjadinya banjir di pemukiman masyarakat

“Kami harapkan pemerintah kabupaten prioritaskan peningkatan irigasi di sejumlah wilayah yang menjadi daerah langganan atau rawan banjir,” ujar Raup Muin.

Pemerintah Kabupaten Penjam Paser Utara tegasnya, wajib mementingkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mencegah potensi terjadinya bencana banjir di seluruh wilayah di daerah itu.

Raup Muin menyatakan, peningkatan irigasi tersebut perlu menjadi prioritas kegiatan atau program pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Bencana banjir hampir setiap tahun rutin terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga harus dilakukan penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Di wilayah Kecamatan Babulu menurut Raup Miun, ada Sungai Talake, tentunya agar luapan air sungai saat musim hujan tidak sampai menggenangi pemukiman masyarakatt harus ada irigasi atau jalur air (drainase) yang memadai.

“Permasalahan banjir harus fokus dibicarakan, agar anggaran pemerintah kabupaten bisa diarahkan untuk penanganan bencana banjir itu,” ucapnya.

“Kasihan warga terus menerus merasakan banjir, bukan di wilayah Kecamatan Babulu saja tapi hampir di seluruh kecamatan,” tambah Raup Muin.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (5/9) malam mengakibatkan delapan RT di dua wilayah terendam banjir.

Delapan RT tersebut tersebar di Desa Labangka di wilayah Kecamata Babulu dan Kelurahan Waru di wilayah Kecamatan Waru. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses