Target SR di Kelurahan Penajam Belum Terpenuhi

Edy Suratman Yulianto

Abdul Rasyid, Direktur Perumda AMDT Kabupaten PPU. (Ist)
Abdul Rasyid, Direktur Perumda AMDT Kabupaten PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), nyaris tuntas menggunakan anggaran hibah melalui Kementerian Keuangan dari Pemerintah Australia.

Perumda AMDT Kabupaten PPU, mengelola anggaran hibah sebesar Rp 1.015.500.000. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan pompa booster, 1 bangunan penunjang pelayanan, jaringan perpipaan 1.000 meter, bahan kimia dan 100 Sambungan Rumah (SR) gratis.

Namun pemasangan 100 SR di Kelurahan Penajam tersebut mendapatkan keluhan masyarakat. Pasalnya, di Rukun Tetangga (RT) 30 baru mendapatkan 10 SR dari ratusan Kepala Keluarga yang terdomisili di situ. Sedangkan sambungan SR ini melompat jauh hingga ke RT 21.

“Kalau untuk penerima manfaat, kami minta pemerintah setempat untuk siapa yang berhak mendapatkan. Jadi daftar nama itu kita terima dari kelurahan,” kata Abdul Rasyid, Direktur Perumda AMDT Kabupaten PPU, Selasa (12/09/2023).

Abdul Rasyid menambahkan bahwa pihaknya kali ini menargetkan di Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam. Dari 100 SR tersebut, kondisinya saat ini sedang masa perapian jaringan. Ditarget bulan September 2023 ini mampu berfungsi seluruhnya.

“Semuanya diperuntukkan untuk kelurahan penajam. Dalam proses perampian. Target kita September berfungsi 100 persen,” ucapnya.

Sedangkan Lurah Kelurahan Penajam, Juliansyah beralasan adanya beberapa wilayah yang belum seluruhnya memiliki SR dikarenakan tidak adanya jaringan perpipaan, sehingga difokuskan untuk daerah pesisir.

“Karena tidak ada pipa sehingga pemanfaatannya untuk daerah pesisir dulu,” pungkasnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses