Masyarakat Mampu di Kabupaten PPU Diimbau Tidak Gunakan Elpiji Bersubsidi

Bagus Purwa

Dok.Kegiatan OP Elpiji di Kelurahan Penajam
Dok.Kegiatan OP Elpiji di Kelurahan Penajam.

Penajam, helloborneo.com – Masyarakat mampu di Kabupaten Penajam Paser Utara, diimbau tidak menggunakan elpiji tabung ukuran tiga kilogram atau elpiji bersubsidi untuk kebutuhan rumah tangga, usaha dan lain-lain.

“Elpiji tabung ukuran tiga kilogram hanya untuk warga tidak mampu,” tegas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara Saidin di Penajam.

Pemerintah kabupaten diberi amanah, lanjut dia, untuk menyalurkan elpiji bersubsidi yang juga dikenal dengan tabung gas melon tersebut tepat sasaran, yakni kepada rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha kecil atau mikro.

Masyarakat yang tidak termasuk dalam kategori kurang mampu, seharusnya menggunakan elpiji nonsubsidi, sebab elpiji ukuran tabung tiga kilogram hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Masyarakat ekonomi menengah ke atas, harus dilarang membeli tabung gas melom agar penjualan elpiji bersubsidi tersebut bisa tepat sasaran.

Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara juga melakukan pembinaan kepada pemilik pangkalan penjualan elpiji di daerah Benuo Taka itu.

Pemilik pangkalan penjualan elpiji, kata dia, diharapkan menjual tabung gas melon khusus kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi (HET).

HET elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram di Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan di wilayah Kecamatan waru dan Babulu Rp18.000 per tabung, di wilayah Kecamatan Penajam dan Sepaku Rp19.000 per tabung.

Sedangkan untuk wilayah tiga kelurahan terjauh di Kecamatan Penajam, yakni Kelurahan Jenebora, Gersik, dan Pantai Lango ditetapkan Rp22.000 per tabung.

“Kami minta penjualan elpiji bersubsidi merata, dan warga saat membeli tabung gas melon diharapkan bawa kartu tanda penduduk (KTP),” ujar Saidin

Langkah yang dilakukan tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan persediaan elpiji tabung ukuran tiga kilogram, sekaligus menyukseskan subsidi tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses