Pemkab PPU Bantu Petani Usulkan Tambah Jatah Solar

Bagus Purwa

Petani PPU Mulai Menanam Padi.

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, berupaya membantu petani dengan mengusulkan pembangunan jatah bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kepada PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan solar petani dalam menggarap lahan pertanian.

“Peralihan pola pertanian dari manual ke mesin tingkatkan kebutuhan BBM petani,” jelas Asisten I Bagian Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Sodikin di Penajam.

Petani Kabupaten Penajam Paser Utara, selama ini mendapatkan jatah BBM jenis solar bersubsidi dari PT Pertamina (Persero) sebanyak 562.660 liter.

Solar bersubsidi untuk petani Kabupaten Penajam Paser Utara yang disalurkan PT Pertamina terbagi, Kecamatan Penajam sebanyak 77.650 liter, dan 425.250 liter untuk Kecamatan Waru dan Babulu, serta Kecamatan Sepaku sebanyak 59.760 liter.

“Tetapi jatah solar bersubsidi dari PT Pertamina itu tidak mencukupi kebutuhan petani untuk menggerakkan mesin pertanian,” ungkapnya.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan solar, lanjut dia, petani membeli solar dari pengecer dengan harga yang relatif lebih mahal karena jatah dari PT Pertamina tidak mencukupi.

Petani juga kesulitan membeli BBM jenis solar bersubsidi langsung SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) karena harus ada surat rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kendala tersebut dinilai sebagai salah satu hambatan pada peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Langkah yang diambil pemerintah kabupaten akan melakukan kerja sama dengan nota kesepakatan antara Dinas Perumahan dan SPBU, menurut Sodikin, agar memudahkan petani dapat membeli BBM jenis solar bersubsidi langsung di SPBU.

Pemerintah kabupaten juga mengusulkan penambahan kepada PT Pertamina untuk jatah BBM jenis solar bersubsidi petani, kata dia lagi, agar jatah solar dapat diakomodir SPBU.

Kebutuhan BBM jenis solar pernah lebih kurang 2 juta liter, dan petani dimudahkan dapat membeli kebutuhan BBM di SPBU dengan membawa wadah dan surat rekomendasi dari Dinas Pertanian. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses