
Balikpapan, helloborneo.com – Pemkot Balikpapan telah menggelar safari subuh disejumlah masjid di Kota Balikpapan. Dihari pertama pelaksanaan safari subuh ini dilaksanakan di Masjid Al Aman, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud yang memimpin langsung kegiatan safari subuh ini didampingi Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemerintah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, dan Kepala Baznas Kota Balikpapan Abdul Rosyid Bustomi.
Kedatangan Wali Kota Balikpapan ke Masjid Al Aman ini disambut langsung Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan Muhammad Damuri didampingi dan Ketua Pengurus Masjid Al Aman Sutarman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah yang langsung diimami Pengasuh Pondok Pesantren Al Banjari yang juga Imam Besar Masjid Madinatul Iman Balikpapan KH Jailani Mawardi.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dalam sambutannya, kegiatan safari subuh dalam rangka upaya mengajak seluruh ASN dilingkungan Pemkot Balikpapan untuk memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada Allah SWT.
“Kami bukan “pujungan pang” ini, tapi ini merupakan kewajiban kami untuk mengajak pegawai dilingkungan Pemkot Balikpapan untuk memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada Allah SWT,” kata dia , Jumat (2/2/2024).
Dikatakannya, harapanya kegiatan inin bisa menjadi contoh bagi warga kota, sehingga Kota Balikpapan bisa diwujudkan menjadi kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang nyaman dihuni, maju, modren dan sejahtera dalam bingkai madinatul iman.
“Dalam waktu dekat Kota Balikpapan akan merayakan hari jadinya yang ke 127, saya mengajak warga kota untuk tetap menjaga kondusifitas kota,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DMI Kota Balikpapan, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan Muhammad Damuri mengatakan, DMI kota Balikpapan memiliki program untuk menjadikan remaja putra dan puteri untuk rajin masuk ke masjid.
“Kami sudah mengedarkaan surat agar pengurus masjid membentuk ikatan atau perhimpunan remaja masjid, di masjid-masjid masing-masing,” ujarnya.
Selain itu DMI Kota Balikpapan bekerjasama dengan Bank Syaraiah Indonesia (BSI), katanya, untuk memberikan bantuan pelatihan alih teknologi. Dan juga memberikan bantuan kelambu air untuk mencegah DBD.
“Satu masjid akan dinberikan 5 kelambu air, dimana jumlah masjid di Kota Balikpapan terdapat sebanyak 532 masjid,” tegasnya.
Damuri juga menambahkan, pihaknya juga berencana akan melakukan pelayanan perbaikan sound sistem yang dimiliki masjid-masjid di Kota Balikpapan. (ok/log)

















