Makmur Marbun Sidak Proyek Rp 1,1 Miliar, Disinyalir Tak Tuntas

Edy Suratman Yulianto

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan inspeksi mendadak (sidak) atas aduan masyarakat, di proyek pengerjaan pembangunan siring dan timbunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 040 Kelurahan Nenang, Kabupaten PPu.

Makmur Marbun menyatakan bahwa proyek tersebut diadukan oleh masyarakat. Ia pun turun ke lokasi dan bertanya langsung ke para guru. Alhasil, proyek sekitar Rp 1,1 miliar tersebut dianggap tidak memiliki manfaat.

“Mereka menyatakan bukan malah bagus, malah dirusak. Minimal ada manfaatnya, saya tanya tadi ke guru-guru apa manfaatnya, malah bikin kacau. Bukannya mereka menikmati pembangunan ini, anak anak ada disitu, jagain anak anak supaya tidak terperosok ke situ,” kata Makmur Marbun saat ditemui di SDN 040, Senin sore, (05/02/2024).

Pj Bupati Kabupaten PPU itu merasa aneh, lantaran secara kasat mata progresnya tidak mencapai angka 100 persen. Padahal pengerjaan telah berkontrak sejak 30 Agustus, dengan rentan waktu pengerjaan hingga 110 hari.

“Artinya kita ini, proses perencanaan ada ini anggaran 2023, sekarang 2024 kenapa diberikan hak. Kan masih banyak kontrak yang punya hati, yang mau mengerjakan ini, kalau tidak ya jangan. Kalau memang sudah stop, kalau tidak kita kasih ke aparat penegak hukum,” tutur Pj Bupati Kabupaten PPU itu.

Langkah selanjutnya, Makmur Marbun menginstruksikan pihak Inspektor Kabupaten PPU untuk melakukan audit. Ia akan mengambil langkah tegas, hingga ke ranah hukum bila dianggap merugikan pemerintah daerah.

“Saya minta inspektur bekerja mulai besok, maka saya panggil, kalau memang dia melanggar itu ada aparat hukum kan sudah cukup sudah 2023. Kalau tidak dia bertanggung jawab, kan masih banyak kontraktor mau bertanggung jawab dan tidak mendapat tempat,” pungkasnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses