
Penajam, helloborneo.com – Politisi Partai Gerindra Dapil Sepaku yang juga Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Rahman Wahid mengemukakan bahwa musuh kita bersama di Kabupaten PPU adalah, kebodohan, miskin, dan sakit yang keberadaan harus terhapus di daerah tercinta ini.
Oleh karena itu, tanggungjawab kita bersama adalah memiliki kemampuan untuk mengambil bagian dalam akselerasi pembangunan dalam bentuk sinergitas.
“Sinergitas sangat dibutuhkan didaerah ini, dengan mewujudkan kepedulian kepada sesama dan menjauhkan arogansi individu dan lnstitusi,” katanya
Ia menambahkan, bahwa arahan pemerintah pusat hingga daerah yang menegaskan, tonggak keberhasilan pembangunan di negara ini pada hakekatnya berada di daerah.
“Oleh karenanya, tidak ada kata lain yang harus dilakukan kecuali membangun sinergitas agar daerah ini tidak mengalami keterlambatan pembangunan di segala bidang,” katanya.
Beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan saat ini, adalah adanya arogansi individu dan lembaga atas tugas dan tanggungjawabnya yang seharusnya dibangun sinergi. Adanya kehati-hatian beberapa pemangku jabatan dalam pengelolaan anggaran pembangunan agar tidak tersentuh hukum.
Dia juga katakan bahwa RPJP dan RPJMD Kabupaten PPU sudah terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, penguatan kelembagaan, daya saing yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat. (adv/log)

















