Dua Mesin Saling Bekerja Sama Bangun Ibu Kota Negara Baru Indonesia

Bagus Purwa

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono. (Ist)
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dua mesin bekerja sama melakukan pembangunan ibu kota negara baru Indonesia bernama Kota Nusantara pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni di Kecamatan Sepaku.

“Pembangunan Kota Nusantara memiliki dua mesin saling bekerja sama”, jelas Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono di Penajam.

Mesin pembangunan Kota Nusantara yang saling bekerja sama itu, lanjut dia, adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja (APBN).

“Dana APBN untuk pembangunan fasilitas dan infrastruktur dasar Kota Nusantara dengan target pengerjaan hingga 2024,” tambahnya.

Kemudian dana bersumber dari investor dalam maupun luar negeri, termasuk sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) terlibat dalam pembangunan Kota Nusantara.

Otorita IKN tidak saja menyasar investor besar, tetapi juga UMKM dan bakal terus banyak mengundang investor bisnis untuk berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota negara masa depan itu.

Investasi infrastruktur antara lain barang dan jasa lainnya, energi, teknologi, properti atau perumahan, pendidikan, penyedia utilitas, kawasan bangunan multifungsi, pendidikan, konektivitas, kesehatan dan pengelolaan limbah.

“Kami berikan sejumlah insentif diberikan kepada investor apabila sepakat berinvestasi di Kota Nusantara,” ungkap Bambang Susantono.

Pemerintah pusat terus membangun infrastruktur Kota Nusantara pada sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur, serta gencar berupaya menggaet investor untuk berinvestasi di ibu kota negara baru Indomesia.

Pembangunan Kota Nusantara diharapkan terus berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

Kemudian juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, mendorong pemerataan ekonomi untuk mencapai Indonesia emas pada 2045. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses