Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menekankan pembangunan infrastruktur di daerah yang akrab disapa Benuo Taka harus lebih merata di empat kecamatan agar tidak terjadi kecemburuan sosial.
“Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) kami inginkan pembangunan infrastruktur merata di setiap kecamatan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar di Penajam.
Rencana pembangunan infrastruktur difokuskan untuk setiap kecamatan,.lanjut dia, seperti pembangunan infrastruktur jalan usaha tani dan jalan lingkungan harus lebih merata.
Di setiap wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara masih banyak yang harus dibangun di antaranya infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya.
Pembangunan infrastruktur di setiap wilayah, menurutnya, juga harus dilakukan secara berkesinambungan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten harus dirasakan penuh manfaatnya oleh warga, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan berkesinambungan,” tambahnya,
Pembangunan infrastruktur khususnya di permukiman masyarakat yang belum tuntas untuk kembali dilanjutkan, eksekutif (pemerintah), dan legislatif (DPRD) mendorong pembangunan berkesinambungan terutama yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar harus menjadi prioritas, dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga jangan sampai terlupakan.
Pemerataan pembangunan otomatis bakal mampu membawa dampak positif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dan Kabupaten Penanam Paser Utara.
“Sebagai wakil masyarakat tentunya kami berharap pembangunan infrastruktur lebih merata dan berkesinambungan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengawal penuh dan meminta pemerintah kabupaten menjalankan program yang tertuang dalam APBD dengan sebaik-baiknya. (adv/kmf/log)

















