Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) masa bakti 2025–2029 yang berlangsung di Aula Gedung Kemenko I, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (11/11/2025) lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam mempertegas komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri berbagai kepala daerah dari seluruh provinsi di Indonesia, pejabat tinggi pemerintah pusat, dan perwakilan lembaga strategis nasional. Kehadiran para pemimpin daerah di IKN menegaskan semangat kolaboratif dalam memperkuat koordinasi lintas wilayah guna memastikan pemerataan pembangunan yang inklusif.
Bupati Kabupaten PPU, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru APPSI. Ia menilai organisasi ini memiliki peran vital dalam mengoordinasikan kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga arah pembangunan nasional dapat berjalan lebih terpadu.
“APPSI memiliki peran penting dalam mendorong keselarasan kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Menurut Mudyat Noor, keberadaan APPSI juga menjadi sarana penting bagi para kepala daerah untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan inovasi dalam penyusunan kebijakan publik. Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan kolaborasi yang lebih erat dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya di tengah percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara dan kawasan penyangganya.
Ia menambahkan, kerja sama lintas provinsi merupakan fondasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Dalam konteks Kabupaten PPU sebagai daerah penyangga IKN, penguatan hubungan antarwilayah menjadi semakin relevan.
“Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, kita bisa memastikan pembangunan daerah berjalan searah dengan program nasional. Setiap daerah memiliki potensi yang berbeda, dan sinergi inilah yang akan memperkuat Indonesia di masa depan,” tegasnya. (adv/kmf/log)

















