Proyek peremajaan pipa PDAM PPU, Ditarget Juni Selesai

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan PR PPU Supardi.

Penajam.Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Penajam Peser Utara (PPU) menargetkan proyek pipa induk distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka rampung Juni 2018.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum PPU Supardi mengungkapkan, progres proyek pipa PDAM telah mencapai 90 persen. Bebera titik jalaur pemasangan pipa yang belum rampung salah satunya di perumahan Korpri, Kelurahan Sungai Parit dan ara ke Petung. Sementara untuk arah ke Kelurahan Penajam telah rampung. Selain itu, interkoneksi ke jaringan pipa yang baru ke pipa yang lama juga belum dilakukan. Karena masih menunggu penyelesaikan proyek ini.

“Kalau kami menghitung progres pengerjaan di lapangan itu sisa 10 persen. Tinggal menyelesaikan pemasangan pipa di Korpri dan ke arah Petung,” kata Supardi saat diwawancara helloborneo.com,Jumat.

Supardi optimis, proyek peremajaan pipa distribusi air bersih ini rampung sesuai dengan perjanjian kontrak, akhir Juni 2018. ” paling tiga minggu sudah bisa selesai. paling tidak setelah Lebaran Idulfitri sudah selesai 100 persen,” katanya.

Proyek premajaan pipa PDAM ini masuk dlam sistem multiyears atau tahun jamak. Proyek senilai Rp 44 miliar ini mulai dikerjakan sejak 2015 sampai 2018. Peremajaan pipa ini dilakukan untuk mendukung pelayanan distribusi air bersih PDAM ke masyatakat. Karena jaringan pipa yang masih digunakan PDAM saat ini sudah usur karena masih sisa peninggalan Kabupaten Paser.  “Skema pembiayaan proyek ini multiyears dengan nilai kontrak Rp 44 miliar,” ungkapnya.

Pemerintah daerah juga akan memasang jaringan pipa ini dari Petung ke Desa Sidorejo. Kemudian akan dikoneksikan ke Kelurahan Tanjung Tengah dan Saloloang. “Kalau nanti ada penambahan pipa akan kita suplai ke arah Sidorejo, Tanjung Tengah dan Saloloang,” ungkapnya.

Peremajaan pipa distribusi air bersih ini dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan water treatment plant (WTP) atau instalasi pengelolaan air dengan kapasitas 300 liter perdetik di Kelutahan Lawe-Lawe. Supardi mengungkapan, proyek WTP ini juga telah berprogres dan ditargetkan rampung tahun ini juga. “Progres WTP sudah mencapai 80 persen,” tutup Supardi. (Adv/Dk/Hb)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.