Disdikpora Penajam : Banyak Usulan Pembangunan Dicoret

AH Ari B

 

Plh Kepala Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, Marjani (Dika - Hello Borneo)

Plh Kepala Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, Marjani (Dika – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Marjani mengatakan, banyak usulan pembangunan sarana dan prsarana sekolah dicoret akbiat rasionalisasi anggaran.

Perencanaan pembangunan sekolah untuk di wilayah Kelurahan Gersik itu sudah kami usulkan, tapi adanya rasionalisasi angaran banyak usulan pembangunan yang dicoret,” ungkp Marjani, di Penajam, Jumat.

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, sudah mendata kekurangan sarana prasarana gedung sekolah den mengusulkan rencana pembangunan, namun masih dibatasi pagu anggaran atau batas tertinggi anggaran PPAS (plafon prioritas anggaran sementara).

“Usulan pembangunan dan renovasi ruang belajar di SD Negeri 029 di Kelurahan Gersik, kami ajukan Rp5,4 miliar tapi tahun ini (2015) hanya disetujui sektar Rp1 miliar karena ada rasionalisasi anggaran,” jelas Marjani.

“Dana sekitar Rp1 miliar itu, kami perkirakan tidak cukup untuk biaya perbaikan dan pembangunan SD Negeri 029 karena harus menambah luasan lahan dan membongkar bangunan yang ada,” katanya.

Disdikpora Kabupaten Penajam Paser Utara, menurut Marjani, sudah memetakan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah, namun masih terkendala keterbatasan anggaran. Sehingga pembangunan dan perbaikan ruang kelas di SD Negeri 029 akan diusulkan kembali dalam APBD perubahan 2015.

Selain itu Disdikpora Kabupetan Penajam Paser Utara, tambahnya, juga akan melelang proyek pembangunan ruang kantor SD Negeri 035 senilai Rp500 juta dan pembangunan RKB SD Negeri 007 dengan anggaran sekitar Rp800 juta. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.