Yusran Aspar : Masih Ada Tugas Besar Bangun Penajam (1)

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Bupati Yusran Aspar didaulat menjadi pembicara oleh Forum Keluarga Mahasiswa Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Bupati Yusran Aspar didaulat menjadi pembicara oleh Forum Keluarga Mahasiswa Kabupaten Penajam Paser Utara (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Bupati Yusran Aspar didaulat sebagai pembicara oleh Forum Keluarga Mahasiswa Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dalam rangka pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan di pusat latihan tempur (Puslatpur) Sungai Siring Samarinda, Sabtu, (19/12) lalu

Dihadapan ratusan mahasiswa berbagai jurusan asal Penajam Paser Utara, Yusran Aspar mengatakan sangat bersyukur diberikan kesempatan dapat bertatap muka secara langsung dengan mahasiswa asal Penajam Paser Utara yang ada di Samarinda.

Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa yang sedang kuliah khususnya di Samarinda agar benar-benar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kalian adalah generasi penerus bagi daerah Penajam Paser Utara ke depan. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh sehingga ke depan saudara semua akan menjadi orang-orang yang meneruskan kemajuan bagi daerah khususnya di Penajam Paser Utara, “ujar Yusran.

Yusran Aspar banyak menceritakan kilas balik tentang pembangunan di Benuo Taka tercinta, saat menyampaikan materi tentang Penajam Paser Utara,.

Ia mengatakan sejak awal terbentuknya Penajam Paser Utara masih banyak pekerjaan dan tanggung jawab besar di dalamnya, salah satunya adalah peletakan pondasi pembangunan bagi darah harus terencana dengan baik, sehingga ke depan penataan kota menjadi baik.

“Memang saya bukan ahlinya tentang perencanaan pembangunan, tetapi punya pengetahuan tentang itu. Kalau kita salah melakukan pembangunan dasar, maka semua akan dirasakan anak cucu kita kedepan,” jelas Yusran.

Ia mencontohkan, ketika menjadi bupati Penajam Paser Utara periode pertama saat itu. Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki sehingga harus bisa melakukan perencanaan pembangunan dengan baik dan tepat. Menurutnya apa jadinya jika saat itu dengan anggara terbatas tersebut melakukan perencanaan asal-asalan.

“Misalkan dengan anggaran saat itu kami membangun kantor bupati di Gunung Seteleng, kemudian anggaran berikutnya kantor lainnya di Silkar dan sebagainya. Sudah dipastikan pembangunan di Penajam Paser Utara akan tidak tertata seperti sekarang,” kata bupati

“Saat ini alhamdulillah semua itu tidak terjadi, bahkan banyak daerah lain mengagumi komplek perkantoran Bupati Penajam Paser Utara yang ada,” tambahnya.

Dirinya kembali menjadi Bupati Penajam Paser Utara dalam periode ke dua hingga saat ini., karena karena merasa masih ada tugas besar untuk melakukan perbaikan di Penajam Paser Utara tercinta.

“Penajam Paser Utara adalah daerah yang sangat potensial. Berbagai potensi ada didalamnya, mulai sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, migas dan sebagainya,” ujar Yusran Aspar.

Namun semua itu jika tidak dikelola dengan baik tambah bupati, maka hasilnya tidak dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Penajam Paser Utara. Oleh karena, peran generasi muda seperti mahasiswa ke depan sangat dibutuhkan bagi pembangunan di daerah Penajam Paser Utara. (adv/bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.