Mustaqim: PLN Harus Tepati Janji

AH Ari B

 

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ menghadiri perayaan Natal bersama pegawai di lingkungan RSUD dan Polres setempat(Suherman - Hello Borneo)

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ. (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Mustaqim MZ menegaskan, Perusahaan Listrik Negara atau PLN harus menepati janji untuk menambah daya listrik sehingga tidak terjadi pemadaman listrik secara terus menerus di daerah itu.

“Kami minta PLN segera tepati janji terkait penambahan daya listrik di Kabupaten Penajam Paser Utara, jadi tidak terjadi lagi pemadaman listrik yang sering dilakukan PLN,” kata Mustaqim saat dihubungi di Penajam, Senin.

Menurut ia, PLN harus memperkuat kemampuan pelayanan dalam mengatasi pemadaman listrik, karena pemadaman yang sering dilakukan PLN tersebut membuat masyarakat semakin gelisah dan mengganggu aktivitas.

“Akibat sering terjadinya pemadaman listrik, masyarakat Penajam Paser Utara, gelisah dan menjadi tidak sejahtera,” ujar Mustaqim. Janji PLN untuk menambah mesin pembangkit lanjutnya, harus segera dipenuhi, karena masyarakat sudah cukup mengalami kerugian, dimana banyak peralatan elektronik milik masyarakat mengalami kerusakan.

“Pemerintah daerah akan terus menekan PLN, jika janji untuk menambah daya itu tidak tepat waktu dari yang telah ditentukan,” tegas Mustaqim.
“Pada rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD setempat, manajemen PLN Area Petung berjanji mengadakan enam unit mesin pembangkit pada akhir Maret 2016, untuk menambah kapasitas daya listrik,” jelasnya.

Mustaqim berharap, janji PLN tersebut dapat ditepati, karena pemadaman bergilir semakin hari semakin kerap terjadi, dalam sehari pemadaman listrik bisa mencapai tiga atau lima kali dengan intensitas pemadaman lebih lama. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.