Sama Rasa Sama Rata di Malam Puisi Penajam ke 14

MR Saputra

 

Flyer Malam Puisi Penajam ke 14. (CAM - Hello Borneo)

Flyer Malam Puisi Penajam ke 14. (CAM – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Malam Puisi Penajam ke 14, dengan tema “Syair Sama Rata, Sama Rasa” akan digelar di Kompleks Islamic Center, Kilometer 9, Kecamata Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 27 Agustus 2016 mendatang.

Penyelia Malam Puisi Penajam, Lovie Gustian, Acmad Fitriady dan Aprian DP yang dijumpai helloborneo.com mengatakan Malam Puisi Penajam kali ini berbeda dengan kegiatan Malam Puisi Penajam sebelumnya, selain pembacaan puisi ada juga Literasi Jalanan dari Komunitas Gembel penajam.

“Para pengunjung sebelum acara juga bisa mulai membaca, melihat pameran desain, dihibur musik reagge yang ditampilkan oleh Komunitas Gemar Belajar (Gembel), Penajam Art Desain (PAD), Barisan Scooter Benuo Taka (Barista), Penajam Scooter Club (Pesec), lantunan music reagee dari Labrank, dan Para Hammocker Penajam (PHP),” jelas mereka.

“Jadi bisa dikatakan Malam Puisi Penajam ke 14 ini bisa dikatakan sebagai tempat berkumpulnya komunitas kreatif di Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambahnya lagi.

Jadi bagi yang penasaran, silahkan langsung saja datang, dalam perhelatan Malam Puisi Penajam ke-14 ini nantinya, acara gratis tanpa dipungut biaya dan tidak dibatasi umur. “Dari kita, untuk kita, mari dating, dengar, dan bacakan puisimu,” ujar Lovie diamini Ady dan Aprian.

Dan belum cukup, dalam  acara ini akan ada pemutaran  film trilogi nomaden berjudul Menjemput Ibu. Film dengan jalan cerita tentang perjuangan kakak adik yatim piatu dalam menggapai mimpi, berbekal motor vespa tua peninggalan almarhum ayahnya.

“Jadi akan ada juga pemutaran Film Trilogi Nomade yang berjudul “Menjemput Ibu” dalam malam puisi kali ini,” jelas Gamaliel Abymanyu, yang merupakan Ketua Panitia kegiatan ini.

“Selain itu untuk diketahui saja, pemutaran filim ini perdana ditayangkan di Kalimantan dan akan langsung dihadiri langsung oleh sang sutradara dan penulis naskah, Pangyang Kutai. Jadi pasti bakal seru, karena ada diskusinya,” tutup Aby. (mrs/rol)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.