Ribuan Warga Penajam Belum Rekam Data E-KTP

MR Saputra

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil PPU, Suyanto.

Penajam, helloborneo.com – Lebih kurang 11.000 warga wajib KTP di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berdasarkan data kependudukan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri belum melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara Suyanto, saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat, mengatakan, hingga saat ini jumlah e-KTP yang sudah diterbitkan mencapai sekitar 110.000 keping dari jumlah penduduk wajib KTP sekitar 115.000 jiwa.

Sedangkan berdasarkan data kependudukan terbaru yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri, warga wajib KTP di Kabupaten Penajam Paser Utara yang belum melakukan rekam data e-KTP berjumlah 11.000 jiwa.

“Rekam data warga wajib KTP di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2017 sudah memenuhi target, tapi Kemendagri merilis data kependudukan terbaru masih ada 11.000 warga belum rekam data,” jelas Suyanto.

Menurut ia, warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP itu tidak masuk di data Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Ada selisih dari jumlah warga wajib KTP dengan data kependudukan terbaru yang dikeluarkan Kemendagri, jadi perlu ada pengecekan ulang,” ujar Suyanto.

Disdukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara akan segera menindaklanjuti selisih jumlah warga yang belum merekam data e-KTP itu.

Suyanto meminta pihak kelurahan dan desa melakukan pengecekan ulang terhadap warga wajib KTP di masing-masing wilayahnya.

“Kami telah bersurat ke setiap desa dan kelurahan agar warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP, segera rekam data dan rampung tahun ini,” katanya.

Selain itu, lanjut Suyanto, Disdukcapil siap mencetak sebanyak 5.000 keping e-KTP yang ditargetkan rampung hingga akhir Desember 2017.

“Kami tidak ingin dianggap lamban menerbitkan e-KTP, kami siap mencetak 5.000 keping e-KTP dan selanjutnya langsung diantar ke masing-masing desa dan kelurahan untuk didistribusikan kepada warga bersangkutan,” tambahnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.