PLN Penajam Putus Sambungan Pelanggan Pencuri Listrik

Bagus Purwa

Logo PLN.

Penajam, helloborneo.com – PT PLN Rayon Petung Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memutus sambungan listrik pelanggan yang terbukti melakukan pencurian listrik, kata Supervisor Transaksi Energi PT PLN Rayon Petung Redi Rusadi.

“Sampai saat ini kami memutus sembilan aliran listrik dengan mencabut meteran KwH pelanggan karena terbukti melakukan pencurian listrik,” kata Redi Rusadi ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Sabtu.

Ia menjelaskan, para pelanggan PLN tersebut melakukan penyambungan jaringan listrik secara tidak resmi, serta menyambung listrik tanpa melalui meteran KwH atau langsung di instalasi.

“Pelanggaran yang kami temukan ada sambungan rumah langsung ke instalasi, jadi meteran KwH tidak aktif tapi listrik tetap mengalir di rumah pelanggan itu,” ujar Redi Rusadi.

Pemberian sanksi kepada pelanggan yang terbukti melakukan pelanggaran atau pencurian listrik tersebut, sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 22 Tahun 2014 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN.

Sanksinya bisa berupa denda pembayaran dan pemutusan aliran listrik, tergantung besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan.

Redi Rusadi menegaskan, PLN akan memasang kembali meteran KwH pelanggan yang terbukti melakukan pencurian listrik itu, apabila pelanggan bersangkutan membayar denda sesuai regulasi yang berlaku.

Pencurian listrik atau menyambung aliran listrik secara tidak resmi tersebut, selain melanggar peraturan juga sangat berpotensi mengakibatkan terjadinya hubungan arus pendek (korsleting).

Kasus pencurian listrik itu terungkap setelah petugas PT PLN Rayon Petung melakukan razia penertiban pemakaian listrik pelanggan di wilayah Penajam Paser Utara.

“Penertiban pemakaian tenaga listrik akan dilakukan setiap bulan untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan pelanggan,” ucap Redi Rusadi.

“Petugas tidak hanya memeriksa meteran KwH rumah warga, tapi juga sekolah, perusahaan dan perkantoran. Operasi penertiban akan terus dilakukan untuk menekan kasus pencurian listrik yang merugikan PLN dan masyarakat,” tambahnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.