Keberadaan SPBE Diharapkan Elpiji Sampai Pelosok Penajam

Ari B

Plt Kepala Dinas KUKM Perindag PPU, Ahmad Usman.

Penajam, helloborneo.com – Keberadaan stasuin pengisian bahan bakar elpiji yang berlokasi di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diharapkan pendistribusian elpiji ukuran tabung 3 kilogram dapat menyentuh daerah pelosok.

“Pemerintah kabupaten berharap dengan pengoperasian SPBE (stasiun bahan bakar elpiji) nantinya elpiji 3 kilogram dapat disalurkan sampai daerah pelosok,” kata Pelaksana tugas Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Penajam Paser Utara Ahmad Usman, ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Selasa.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser utara menginginkan SPBE di Kecamatan Babulu tersebut segera dioperasikan untuk melayani kebutuhan elpiji masyarakat di daerah setempat.

Menurut Ahmad Usman, informasi dari manajemen, SPBE akan difungsikan pada pertengahan Mei 2018, karena masih terkendala pengiriman bahan mentah dari Balikpapan.

“Pendistribusian bahan mentah dari Balikpapan ke SPBE di Kecamatan Babulu berjalan lamban akibat akses jalan yang masih rusak,” jelasnya.

Ahmad Usman yang juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara itu mengharapkan, SPBE di Kecamatan Babulu tersebut dapat segera melayani kebutuhan elpiji masyarakat di wilayah Penajam Paser Utara.

“Pemerintah kabupaten menginginkan SPBE dapat melayani kebutuhan masyarakat desa/kelurahan, termasuk daerah pelosok di empat kecamatan,” ujarnya.

SPBE yang dikelola PT Bintang Mandiri dengan kapasitas 50 ton itu akan melayani dua daerah, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan Paser.

Sementara SK (surat keputusan) kepala daerah menyangkut penyesuaian harga eceran tertinggi elpiji tabung ukuran 3 kilogram di wilayah Penajam Paser Utara sudah ditandatangani secara berjenjang.

HET (harga eceran tertinggi) elpiji tiga kilogram di Kecamatan Waru dan Babulu menjadi Rp18.000 per tabung, sedangkan di Kecamatan Penajam dan Sepaku Rp19.000 per tabung.

Namun, khusus di tiga kelurahan terjauh di Kecamatan Penajam, yakni Kelurahan Jenebora, Gersik dan Pantai Lango dengan kondisi jalan cukup berat, HET ditetapkan Rp22.000 per tabung.

“Penyesuaian HET elpiji 3 kilogram itu akan diberlakukan setelah SPBE di Kecamatan Babulu sudah beroperasi,” tambah Ahmad Usman.

Sejak 2015 hingga saat ini HET elpiji tabung ukuran 3 kilogram di seluruh wilayah Penajam Paser Utara yang ditetapkan pemerintah kabupaten sebesar Rp20.000 per tabung. (bp/hb/Adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.