Bupati Penajam: Perjuangkan Pendidikan Untuk Masyarakat

Bagus Purwa

Bupati PPU Yusran Aspar.

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengajak terus memperjuangkan dunia pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat dan menjadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum meningkatkan mutu pendidikan di daerah setempat.

“Saya apresiasi seluruh insan pendidikan atas pengabdian, kerja keras dan dedikasinya,” kata Bupati Yusran Aspar saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Penajam, Rabu.

Dunia pendidikan lanjut Yusran Aspar, berperan penting meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Peran insan pendidikan berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Mutu dunia pendidikan yang baik menurut Yusran Aspar, menjadikan sumber daya masusia di daerah dapat bersaing dalam percaturan global yang terus meningkat dan kompetitif.

Untuk itu pada kesempatan tersebut Bupati Yusran Aspar menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan dalam membangun dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Dalam memperingati Hardiknas 2018 mengambil tema Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhaji Effendy dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Yusran Aspar.

Menurut Mendikbud, sesuai dengan tema tersebut, mari jadikan peringatan Hardiknas sebagai renungan terkait hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan.

“Hubungan antara pendidikan dan kebudayaan itu tercermin dalam ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan yang dilakukan Ki Hadjar Dewantara,” jelas Mendikbud dalam sambutannya.

Saat ini tambah Yusran Aspar, harus memberikan dukungan sepenuhnya kepada anak-anak untuk menyiapkan diri meraih kesempatan ke depan, dipastikan apa yang dipelajari anak-anak merupakan kebutuhan untuk menjawab tantangan ke depan.

Bupati menimpali lagi, keterampilan yang dibutuhkan anak-anak sekarang ini mencakup tiga komponen yakni, kualitas karakter, kemampuan literasi dan kompetensi. (bp/hb/Adv)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.