Belian Adat Paser Nondoi Dimeriahkan Ragam Hiburan-Lomba

Bagus Purwa

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, menggelar Pesta Belian Adat Paser Nondoi 2018 (Dok Humas Pemkab PPU).

Penajam, helloborneo.com – Pesta Belian Adat Paser Nondoi Kabupaten Penajam, Paser Utara, Kalimantan Timur, yang akan digelar di halaman Pasar Induk Penajam Kilometer 4 Kelurahan Nenang, 16-26 November 2018 akan dimeriahkan dengan acara hiburan dan lomba.

“Pesta Belian Adat Paser Nondoi merupakan kegiatan pemerintah kabupaten, teknis pelaksanaannya diserahkan kepada Lembaga Adat Paser,” jelas Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Sekretatriat Kabupaten Penajam Paser Utara Adi Priyanto ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada kegiatan tersebut hanya memantau dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pesta adat yang digelar setiap tahun itu.

Pesta Belian Adat Nondoi telah dilakukan masyarakat Paser jauh sebelum adanya kerajaan, ada prosesi ritual mengobati orang sakit dan mengusir roh jahat atau membersihkan kampung dilakukan semalaman selama 8 hari dengan menggunakan berbagai sesaji dan pernak pernik unik dipakai “pulung” atau dukun.

Ritual atau upacara adat bersih kampung memiliki arti dalam kehidupan masyarakat Paser yakni, menghormati para leluhur serta ketika berladang atau bekerja mandapat hasil yang melimpah.

Pesta Belian Adat Paser Nondoi 2018 lanjut Adi Priyanto, akan berlangsung lebih meriah, sebab dirangkaian dengan berbagai acara hiburan serta kegiatan lomba pada pesta adat tersebut.

Kegiatan rangkaian Pesta Belian Adat Paser Nondoi 2018 di antaranya, festival UKM (usaha kecil menengah), kuliner nusantara, pagelaran hiburan rakyat, pawai budaya, pentas seni budaya, serta prosesi larung jangkit dan sebagainya.

Pesta Belian Adat Paser Nondoi menurut Adi Priyanto, memadukan unsur budaya lokal dengan hiburan yang dikemas sebagai ajang menampilkan beraneka ragam budaya khas untuk melestarikan budaya asli Penajam Paser Utara.

Kegiatan yang juga ditangani langsung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara itu merupakan kekayaan khasanah budaya Indonesia yang harus dilestarikan sebagai ajang promosi pariwisata Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pesta adat itu dijadikan kegiatan tahunan sebagai promosi Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi destinasi atau tujuan wisatawan nasional maupun internasional di wilayah Kalimantan Timur,” tambah Adi Priyanto.

Pesta Belian Adat Paser Nondoi rencananya dibuka langsung Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud pada Jumat (16/11) siang, diharapkan dukungan masyarakat setempat sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana sukses dan lancar. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.