Tiga Remaja Penajam Bertemu Presiden Jokowi

Tontong

Angel, Joice dan Elsa (baju biru dan coklat) bersama perwakilan Provinsi Kalimantan Timur lainnya pemenang Pesparani 2018, berfoto bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, (12-11-2018). dok.

Penajam, helloborneo.com – Tiga remaja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pemenang lomba cerdas cermat remaja rohani pada Pesta Paduan Suara Gerejani atau Pesparani nasional I di Kota Ambon, pada 27 Oktober-2 November 2018 bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor.

Ketiga remaja pemenang lomba cerdas cermat Pesparani (Angel, Joice dan Elsa) saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu, mengatakan, sangat senang dan bangga ketika bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor pada 12 November 2018.

Ketiga remaja Katolik Parokist Maria dari Fatimah Penajam, warga Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam tersebut berhasil meraih juara satu lomba cerdas cermat remaja rohani Pesparani setelah mengalahkan peserta dari 33 provinsi lainnya.

Selain Angel, Joice dan Elsa, ratusan perwakilan Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi juara umum perlombaan perdana garapan Pembinaan Masyarakat atau Binmas Katolik itu juga diundang menemui Presiden Jokowi.

“Saya sangat bahagia dan haru, karena tidak menyangka bisa menjuarai perlombaan khusus umat Katolik di Kota Ambon itu,” ujar Elsa.

Untuk mencapai tingkat nasional, menurut dia, tidak mudah, sebab harus bersaing di tingkat kabupaten, kemudan provinsi dengan peserta dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

“Kami menjadi juara cerdas cermat remaja rohani di tingkat kabupaten dan provinsi, selanjutnya mewakili Provinsi Kalimantan Timur untuk bersaing di tingkat nasional dan berhasil meraih juara satu,” kata Angel.

Pesparani merupakan kegiatan kebudayaan dan kerohanian umat Katolik berupa pagelaran lomba musik dan nyanyian, serta liturgi atau peribadatan kepada Allah dan pelaksanaan kasih tersebut diikuti 8.000 umat Katolik seluruh Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) di bawah naungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama itu bertujuan mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengalaman ibadah Katolik dalam bentuk seni.

Provinsi Kalimantan Timur merupakan satu dari 34 provinsi yang mengikuti perlombaan perdana di Kota Ambon tersebut dengan mengikuti kategori lomba mazmur, bertutur kitab suci, cerdas cermat rohani, paduan suara serta gregorian pada tingkat anak-anak, remaja dan dewasa. (bp/hb)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.