Penajam Masih Lakukan Pemberkasan Nilai SKB CPNS.

Ari B

Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten PPU.

Penajam, helloborneo.com – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur hingga saat ini masih melakukan pemberkasan terhadap nilai seleksi kompetensi bidang calon pegawai negeri sipil 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin, mengatakan pemberkasan nilai peserta SKB CPNS 2018 belum selesai sehingga pengumuman belum bisa dipastikan.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara telah menerima hasil SKB CPNS 2018 dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 pada awal Januari 2019, dan akan diumumkan kepada publik paling lambat pada pekan ketiga Januari.

Sebelum BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara mengumumkan hasil SKB (seleksi kompetensi bidang) CPNS 2018, terlebih dahulu dilakukan verfikasi ulang terhadap hasil SKB CPNS tersebut.

“Kami lakukan verifikasi atau pengecekan ulang terhadap hasil SKB CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) 2018 yang telah diterima dari panselnas itu,” ujar Surodal Santoso.

Sampai saat ini, BKPP Kabupaten Penajam Paser Utara masih melakukan pengecekan ulang terhadap data dari panselnas, masih ada perbaikan terhadap data hasil SKB CPNS 2018 tersebut.

“Semoga dalam pekan ini bisa diumumkan, karena saya juga sering ditanya peserta melalui telepon seluler,” ucap Surodal Santoso.

Kepala BKPP PPU, Surodal Santoso.

Hasil SKB CPNS 2018 Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut akan diumumkan kepada publik oleh BKPP setempat melalui website maupun media massa.

Pelamar CPNS 2018 yang dinyatakan lulus SKB harus melengkapi persyaratan dengan mengumpulkan dokumen dasar perekrutan CPNS.

Dokumen dasar perekrutan CPNS tersebut diusulkan kembali kepada Badan Kepegawaian Negara atau BKN untuk penerbitan NIK (Nomor Induk Kepegawaian).

SKB CPNS Kabupaten Penajam Paser Utara yang dilaksanakan pada 11 Desember 2018 diikuti 321 orang, tiga di antaranya dinyatakan gugur karena tidak hadir. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.