DLH Penajam Butuh Rp2 Miliar Untuk Kebersihan.

Ari B

Penajam, helloborneo.comDinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membutuhkan dana lebih kurang Rp2 miliar untuk peningkatan program kebersihan menyangkut penanganan sampah di daerah itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup PPU, Wahyudi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Penajam Paser Utara Wahyudi saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin, mengatakan, pengangkutan sampah dari TPS (tempat pembuangan sementara) ke tempat pembuangan akhir (TPA) Buluminung belum berjalan maksimal.

“Pengangkutan sampah belum maksimal dikarenakan terkendala keterbatasan armada pengangkut dan biaya operasional pengangkutan sampah dari TPS ke TPA,” jelasnya. 

“Kami butuh dana operasional pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, serta peremajaan truk pengangkut sampah untuk dapat meningkatkan kebersihan di wilayah Penajam Paser Utara,” ujar Wahyudi.

DLH Kabupaten Penajam Paser Utara mengalokasikan anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2019 untuk mendukung sektor kebersihan lebih kurang Rp2 miliar.

“Dana Rp2 miliar itu untuk pengadaan alat berat di TPA Buluminung, serta biaya operasional pengangkutan sampah dari TPS di wilayah Penajam Paser Utara ke TPA di Buluminung,” kata Wahyudi.

DLH Kabupaten Penajam Paser Utara juga meremajakan empat unit truk pengangkut sampah agar tidak terjadi penumpukan sampah di TPS.

Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Buluminung, Kabupaten PPU.

Empat unit truk pengangkut sampah baru itu lanjut Wahyudi, satu unit dari bantuan pemerintah pusat melalui DAK (dana alokasi khusus), dan tiga unit diadakan melalui APBD Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dengan adanya penambahan perlengkapan dan peralatan, serta operasional pengangkutan sampah tersebut ia berharap, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dapat kembali meraih Piala Adipura Buana, yang pada 2018 gagal diraih.

“Pola penanganan sampah dari TPS ke TPA berimbas pada kegagalan mempertahankan Piala Adipura Buana pada 2018, nilai terendah pada penilian Adipura adalah pengolahan sampah di TPA Buluminung,” ucap Wahyudi.

DLH Kabupaten Penajam Paser Utara menurut dia, akan melakukan evaluasi kebersihan wilayah perkotaan, pelayanan pengangkutan sampah, pemilahan serta pengolahan sampah di TPA Buluminung. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.