DPRD Penajam Nilai Kinerja Badan Keuangan Belum Berhasil

Ari B

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menilai kinerja Badan Keuangan dalam kurun waktu dua tahun terakhir belum berhasil, karena memiliki beban kerja terlalu berat.

Ketua DPRD PPU, Nanang Ali.

Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Nanang Ali saat ditemui helloborneo.com, Selasa, mengatakan, Badan Keuangan belum menunjukkan kinerja yang maksimal dalam dua tahun terakhir, terutama meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah).

“Kami harapkan PAD menopang setidaknya 30 persen dari APBD kabupaten, dan PAD harus ditingkatkan,” ujar politisi dari Partai Golkar tersebut.

Untuk peningkatan PAD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nanang Ali mendukung rencana pemerintah kabupaten memisahkan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan.

“Pemecahan atau Pemisahan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) agar lebih fokus menggali potensi PAD di Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

“Kami menilai beberapa tahun terakhir pendapatan asli daerah Kabupaten Penajam Paser Utara belum maksimal,” ucap Nanang Ali.

Kendati belum menerima usulan rancangan peraturan daerah dari eksekutif, ia menyatakan, legislatif siap melakukan pembahasan menyangkut pemisahan SKPD tersebut.

Pemisahan atau pemecahan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan itu menurut Nanang Ali, telah dimasukkan sebagai rencana Prolegda 2019.

Rencana pemisahan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara itu mencuat dari hasil kajian akademis unit layanan khusus Universitas Mulawarman terhadap penilian kinerja SKPD.

Salah satu pemecahan SKPD tersebut, dikarenakan beban kerja utama organisasi perangkat daerah (OPD) gagal mencapai target yang ditetapkan.

Analisa terhadap penilaian beban kerja serta nilai pencapaian SKPD atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dilakukan selama kurun waktu dua tahun terakhir. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.