Perumda Perlu Ganti 1.000 “Nozzle” Normalkan Distribusi Air Bersih

Asisten II Setkab PPU, Ahmad Usman.

Ari B

Penajam, helloborneo.com – Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, perlu melakukan penggantian sedikitnya 1.000 unit alat penyaring air (nozzle) di kolam instalasi pengolahan air bersih untuk menormalkan distribusi air bersih kepada pelanggan.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman saat dihubungi helloborneo.com, Sabtu mengatakan tidak normalnya pendistribusian air bersih karena alat penyaring air di kolam penyulingan air bersih sudah rusak karena termakan usia.

Distribusi air bersih Perumda Air Minum Danum Taka kepada pelanggan sejak akhir Februari 2020, tidak normal karena air yang mengalir ke rumah warga kecil bahkan tersendat.

Distribusi air bersih dari Perumda Danum Taka tersebut diprediksi masih tetap kecil atau tidak normal sampai beberapa bulan ke depan, sebab hingga saat ini alat penyaring air di instalasi pengolahan air bersih (water treatment plant/WTP) yang lama tersebut belum dapat diganti.

“Laporan dari manajemen Perumda Danum Taka, sekitar 1.000 unit alat penyaring air yang baru sudah dipesan termasuk pasir kuarsa,” ujar Ahmad Usman.

Namun menurut dia, pemasangan “nozzle” atau alat penyaring air tersebut menunggu sampai WTP yang baru dengan kapasitas 200 liter per detik beroparasi.

Untuk penggantian 1.000 unit alat penyaring air itu lanjut Ahmad Usman, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan, sehingga diprediksi beberapa bulan ke depan distribusi air bersih masih terhambat atau tidak normal.

“Kondisi tidak normalnya distribusi air bersih terkandala masalah teknis, ada kerusakan pada sekitar 1.000 alat penyaring air yang berada di bawah kolam penyulingan air bersih,” ungkapnya.

“Alat penyaring air yang terpasang saat ini usianya sudah mencapai lebih kurang 10 tahun, sehingga distribusi air bersih terganggu dan perlu diganti,” ucap Ahmad Usman.

Perumda Air Minum Danum Taka jelasnya, telah mencoba membuka dan memperbaiki 10 unit alat penyaring air yang sudah terpasang tersebut, tetapi ternyata belum dapat membuat distribusi air bersih kembali normal.

Fungsi “nozzle” atau alat penyaring air itu untuk memisahkan material tanah atau batu yang berasal dari Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku instalasi pengolahan air bersih Perumda Air Minum Danum Taka. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.