Rusunawa Penajam Dijadikan Tempat Karantina ODP COVID-19

Pengecekan Rusunawa Persiapan Karantina Pasien ODP Covid – 19 di Kabupaten PPU.

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Rusunawa (rumah susun sewa) yang berada di kilometer satu Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dijadikan tempat untuk perawatan karantina atau isolasi ODP (orang dalam pemantauan) COVID-19.

Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud saat ditemui helloborneo.com, Rabu mengatakan, warga yang berstatus ODP akan ditempatkan di Rusunawa dalam satu atau dua hari ke depan.

Setiap kamar yang ada di Rusunawa menurut Bupati, diusahakan untuk satu atau dua orang, dan semuanya difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami siapkan Rusunawa tiga lantai itu memiliki 40 kamar dan setiap kamar dilengkapi kamar mandi, dapur dan dua tempat tidur, jadi sangat layak untuk ditempati” kata Abdul Gafur Mas’ud.

Rusunawa terletak lebih kurang 50 sampai 70 meter dari permukiman warga, jadi cukup aman dan lokasinya langsung terkena sinar matahari sangat cocok dijadikan tempat perawatan karantina ODP COVID-19.

Rusnawa tersebut jelas Abdul Gafur Mas’ud, akan dijaga ketat dan dibatasi sesuai SOP (standar operasional prosedur) Dinas Kesehatan agar semua aman.

Rusunawa itu merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, dan belum ada serah terima dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Namun melihat kondisi saat ini dengan adanya wabah corona menurut Abdul Gafur Mas’ud, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara meminta izin untuk menggunakan Rusunawa tersebut.

“Kami telah meminta izin kepada pemerintah pusat agar bisa menggunakan Rusunawa itu untuk tempat isolasi ODP CIVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Tujuan mengkarantina ODP tersebut lanjut Abdul Gafur Mas’ud, agar tidak melakukan aktivitas di luar dan berkumpul, serta mempermudah pengawasan. Jumlah ODP tercatat terus bertambah dan sudah ada empat orang positif corona.

Ia menimpali lagi, Rusunawa untuk perawatan karantina semua warga yang berstatus ODP, sedangkan untuk tenaga medis ditempatkan di Wisma PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di kawasan Islamic Center. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.