TNI-Polri Sediakan 450 Nasi Kotak Gratis Setiap Hari Saat Corona

Dandim 0913 PPU, Letkol Inf Mahmud.

Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – TNI-Polri mendirikan dapur umum dengan menyediakan 450 paket makan siang gratis setiap hari yang dikemas dalam kotak untuk diberikan kepada warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, saat kondisi pandemi Corona Virus Disease atau COVID-19.

“Kami berharap dengan didirikannya dapur umum dapat bermanfaat bagi warga berpenghasilan rendah,” kata Dandim 0913/Penajam Paser Utara, Letkol Inf Mahmud ketika ditemui helloborneo.com, Sabtu.

Sehingga lanjut Dandim, dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah di tengah menurunnya pendapatan selama mewabahnya COVID-19, karena tidak semua orang memiliki penghasilan yang sama.

Aparat gabungan TNI-Polri menurut Mahmud, telah mendata warga yang memiliki penghasilan rendah dan memang layak untuk diringankan bebannya.

Dapur umum untuk menangani dampak sosial dan eknomi di tengah pandemi virus corona tersebut didirikan di halaman Markas Kepolisian Sektor atau Polsek Penajam sejak Kamis 16 April 2020.

“Danramil dan Kapolsek Penajam ditunjuk sebagai kepala pos dapur umum, koordinasinya langsung kepada kepala pos,” ujar Kalpores Penajam Paser Utara AKBP Muhammad Dharma Nugraha.

“Pembagian paket makan siang gratis itu diberikan sampai satu hari sebelum memasuki bulan puasa, saat Ramadhan dibagikan menjelang buka puasa,” ucapnya.

Kegiatan dapur umum tersebut juga melibatkan Taruna Siaga Bencana atau Tagana yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pesonel Tagana bertugas mengolah makanan untuk dibagikan kepada warga terdampak COVID-19 secara cuma-cuma melalui dapur umum itu.

Didirikannya dapur umum tersebut sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap warga kalangan menengah ke bawah yang sedang mencari nafkah di tengah pandemi virus corona. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.