Anggaran Fantastis Wisuda Daring Rp1,5 Juta di Masa Pendemi

Opini : Febbyan Awalia

Foto Istimewa.

Pandemi belum berakhir, namun datang lagi satu persoalan absurd dari pihak kampus swasta di Balikpapan. Jelang Oktober kampus Sekolah Tinggi Teknik (STT) Migas Balikpapan telah dijadwalkan wisuda pada akhir bulan. Adapun rincian agenda tersebut baru diinformasikan setelahnya, yaitu tanggal wisuda, proses wisuda daring, serta biaya.

Cukup banyak mahasiswa yang menyayangkan metode daring pada wisuda kali ini, euforia yang telah lama dinantikan sepertinya tidak sesuai harapan merupakan imbas dari pandemi yang belum juga reda. Namun, yang menjadi sorotan adalah biaya wisuda sebanyak Rp1,5 juta ditengah kondisi ekonomi yang melemah saat ini, tentu jumlah biaya tersebut cukup besar untuk skala wisuda daring. Wajar apabila mahasiswa/i mempertanyakan rincian anggaran yang digunakan.

Dimulai dari aspirasi mahasiswa yang tidak ditanggapi oleh kepala Progam Studi (Prodi), hingga audiensi pertama bersama lembaga. Dan pihak kampus hanya melalukan diskusi satu arah, menolak memberikan ruang diskusi yang adil kepada perwakilan wisudawan yang hadir.

Sampai dengan permintaan audiensi kedua setelah konsolidasi bersama para wisudawan, pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Migas telah mengundang pihak terkait. Dan lagi-lagi pihak lembaga menolak audiensi secara terbuka dihadiri para wisudawan dengan sistem daring.

Sikap tersebut menunjukkan penolakan lembaga dalam transparansi anggaran. Mencurigakan bukan?
Padahal tidak perlu ada yang dikhawatirkan jika memang digunakan sebagai mana mestinya.

Pandemi saat ini sudah cukup buat babak belur,
menghantam rata semua kalangan. Tapi kampus seolah buta, mahasiswa mencoba memetakan anggaran biaya wisuda dan hasilnya kurang lebih Rp500 ribu sudah termasuk biaya Toga, Ijazah, Zoom pro, dan lain-lain yang dirasa perlu. Lantas satu juta untuk apa?. (opini/sop/hab)




One thought on “Anggaran Fantastis Wisuda Daring Rp1,5 Juta di Masa Pendemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.