Dinkes Kabupaten Penajam Gencarkan Tes Usap Tekan Kasus Virus Corona

Ari B

Foto Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggencarkan tes usap untuk menekan jumlah pasien virus corona atau COVID-19 di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu menyatakan untuk menekan jumlah pasien COVID-19, instansinya gencarkan tes usap.

Terdata pasien virus corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung lanjut ia, 23orang, 47orang lainnya menjalani karantina atau isolasi mandiri. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara juga menerapkan pola “tracing, testing, treatment” secara bersamaan dalam menekan jumlah warga yang terpapar virus corona.

Sasaran prioritas penerapan pola “treatment, tracing, testing” tersebut jelas Grace Makisurat, ibu hamil, orang dengan penyakit tidak menular, lansia (lanjut usia) dan para tenaga kesehatan.

“Kami minta pejabat kewilayahan yakni, kepala desa, lurah dan RT (rukun tetangga) agar lebih kampanyekan gerakan 3M kepada warga di wilayah masing-masing,” tegas Grace Makisurat.

“Gerakan 3M itu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak untuk memutus rantai penularan dan penyebaran COVID-19,” tambah Grace Makisurat. 

Jika masyarakat patuh dengan gerakan 3M, ia yakin kasus virus corona di Kabupaten Penajam Paser Utara pasti berkurang.

Masyarakat diminta selalu menggunakan masker apabila saat mengobrol dengan orang lain atau pada saat berkumpul di tempat umum.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pemangku kepentingan terus melakukan langkah-langkah yang sifatnya penanganan dan pencegahan kasus COVID-19.

​​​​​​​”Tapi kesadaran masyarakat menaati protokol kesehatan penyebaran virus corona sangat penting untuk menekan penularan COVID-19,” ucap Grace Makisurat.(bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.