Pemprov Kaltim Terus Berkomitmen Turunkan Kasus Perkawinan Anak

Foto Istimewa.

Balikpapan, helloborneo.com – Pemprov Kaltim berkomitmen akan terus melakukan staregi dalam menurunkan angka perkawinan anak di Kaltim yangbisa menimbulkan permasalah seperti dari permasalahan dari sisi kesehatan hingga ekonomi.

Saat membuka Rapat Koordinasi Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPP3A) tahun 2021 yang berlangsung di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Senin (29/3/2021) lalu, Asisten 1 Setdaprov Kaltim, Jauhar Efendi menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim terus berkomitmen melakukan strategi dalam menurunkan angka perkawinan anak di Kaltim.

Jauhar juga mengungkapkan bahwa angka perkawinan anak di Provinsi Kaltim melebihi rata-rata nasional yakni 12 persen dari keseluruhan jumlah anak di bumi etam.

“Meskipun dimasa pandemi kami tetap optimis untuk dapat menurunkan angka perkawinan anak ini, karena ini hal yang sangat penting yang harus kami kerjakan. Apalagi Kaltim diatas rata-rata nasional angkanya dan ini juga tanggung jawab kita bersama terutama orang tua,” ungkap Jauhar.

Senada dengan dirinya, Plt Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menerangkan tentang pentingnya pemahaman regulasi perkawinan anak serta dampak yang ditimbulkan. Terlebih kegiatan yang berlangsung kali ini sebagai upaya untuk mewujudkan sinergitas antar Provinsi dan Kabupaten Kota terkait pelaksanaan urusan PPPA.

“Jadi kami memberikan pemahaman tentang regulasi perkawinan anak dan dampak yang ditimbulkan guna memberikan perlindungan terhadap pemenuhan hak dasar anak pada hari ini semoga dalam acara ini salah satu memberikan dampak positif untuk menurunkan jumlah perkawinan anak,” pungkas Sri Wahyuni.

Diketahui kegiatan Rapat Koordinasi Daerah PPP3A tahun 2021 menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya, Plt kepala DKP3A Kaltim Dra. Sri wahyuni, M.PP, Tim Ahli Perlindungan Anak Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia Dr. Hamid Patilima, S.Krim. M.Si.P.

Kemudian Dokter Spesialis Obgyn dr. Aspian Noor, SpOG, Wakil Ketua I TP-PKK Kaltim Dr. Futum Hubaib, S. Sos., M.M, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Ir. Tuty Kusumawati, MM. (/sop/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.