Kondisi Keuangan Kabupaten Penajam Sulit Realisasikan Pembangunan

Ari B

Ketua Jon Kenedi
Foto Ketua DPRD PPU, Jon Kenedi.

Penajam, helloborneo.com – Kondisi keuangan Kabupaten Penajam Paser Utara, saat ini sulit merealisasikan seluruh program pembangunan 2021, kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD setempat Jon Kenedi.

“Program pembangunan yang sudah direncanakan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2021 sulit direalisasikan dengan kondisi keuangan kabupaten saat ini,” ujar Jon Kenedi ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Politisi Partai Demokrat tersebut menilai pemerintah kabupaten perlu menyiapkan tim untuk menjaring pendanaan dari luar seperti dari pemerintah provinsi atau pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus fokus mengejar anggaran bantuan dari pemerintah provinsi maupun dari pemerintah pusat.

“Bantuan anggaran itu untuk menopang pembangunan kabupaten yang telah direncanakan pada APBD,” kata Jon Kenedi.

Agar pembangunan yang tertunda lanjut ia, seperti jalan pesisir pantai (coastal road) di Kelurahan Sungai Paret juga dapat kembali dilanjutkan hingga rampung.

Pemerintah kabupaten menurut Jon Kenedi, saat ini lebih baik berencana kecil tapi tuntas, sehingga memiliki azas manfaat bagi masyarakat luas.

“Saat ini jangan berencana besar tapi tidak selesai, berencana yang kecil saja tapi tuntas dengan keuangan yang ada,” ucapnya.

“Dengan kondisi keuangan saat ini harusnya pemerintah kabupaten bentuk tim kerja untuk mengejar dana di provinsi atau pusat,” tambah Jon Kenedi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga harus melihat azas manfaat secara ekonomi dan bagi masyarakat dalam melakukan rencana pembangunan. (adv/bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses