Borneo Pertanyakan Polemik Pergantian Ketua DPRD Kaltim

M Fahruraji

Foto Istimewa.

Samarinda, helloborneo.com – Barisan Oposisi Rakyat Nasional Elaborasi Organisasi (Borneo) Kalimantan Timur , mempertanyakan polemik pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat yang dinilai  dapat mengganggu kerja dan terhambatnya tugas serta fungsi kedewanan.

“Borneo lakukan aksi demo dan orasi pada Seni (5/7) terkait polemik pergantian Ketua DPRD Kaltim,” ujar Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji ketika ditemui helloborneo.com di Samarinda, Selasa.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Seno Aji, Ketua Fraksi Golkar Andi Harahap serta anggota Fraksi Golkar lainnya mengadakan pertemuan dengan pendemo.

Pernyataan sikap Borneo kaltim menurut Seno Aji, meminta kejelasan terkait status pergantian Ketua DPRD Kaltim dan meminta kepada Pimpinan DPRD dan seluruh Anggota DPRD agar segera memutuskan tentang pergantian ketua DPRD dalam waktu sesingkat-singkatnya sesuai dengan aturan di UU MKD, PP Nomor 12 Tahun 2018 dan Tatib Nomor 1 DPRD Kaltim.

Proses PAW (pergantian antar waktu) Ketua DPRD sisa massa jabatan 2019- 2024 jelasnya, masih tahap administrasi  kesekretariatan dewan dan diproses sesuai hukum serta regulasi yang berlaku.

“Memang ada surat yang masuk ke DPRD dari kuasa hukum Makmur HAPK, bahwa Makmur telah melakukan banding ke Mahkamah Partai Golkar sehingga kami harus menghargai itu,” ucap Seno Aji.

Fraksi Partai Golkar tambahnya, juga meminta untuk melaksanakan rapat pimpinan terlebih dahulu, Ketua Fraksi Golkar Andi Harahap sudah mengangendakan Rapim (rapat pimpinan).

“Nanti hasilnya akan kami dapatkan sesudah Rapim, proses selanjutnya apakah kami melakukan rapat Banmus (badan musyawarah) atau tidak,” kata Seno Aji

“Kami menunggu keputusan dari Mahkamah Partai Golkar menyangkut dari keputusan Partai Golkar yang diminta Borneo Kaltim,” jelasnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.