Tercatat 436 Kasus Terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Barau

N Rahayu

Dok. Rapat Evaluasi Penanganan Covid di Berau.

Berau, helloborneo.com – Tercatat sekitar 436 kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Berau per tanggal 4 Juli 2021, kata Wakil Bupati Setempat Gamalis.

“Dengan terus meningkatnya kasus virus corona pemerintah kabupaten berencana memperpanjang pemberlakuan jam malam hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Gamalis ketika ditemui helloborneo.com di Berau, Selasa.

Pemerintah kabupaten akan melakukan pembatasan lebih pasif lagi, lakukan semua evaluasi, baik kafe, pasar maupun kerumunan lainnya,” tambahnya.

Banyak pemilik usaha di Kabupaten Berau yang masih nekat melanggar waktu yang sudah ditentukan dalam surat edaran kepala daerah setempat, jadi perlu ada penegasan bagi para pelaku usaha agar bisa menuruti edaran yang sudah berlaku.

Namun untuk penutupan jalan belum diputuskan menurut Gamalis, melihat perkembangan dalam satu dua hari ke depan. Dengan dengan pemberlakuan jam malam, serta penindakan tegas dari Satgas COVID-19 bisa menurunkan angka penularan virus corona.

Pemerintah Kabupaten Berau juga memanggil pimpinan perusahaan dan Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan untuk rapat bersama menyangkut banyaknya penularan virus corona di perusahaan.

Untuk pembatasan perjalanan dari sisi darat maupun laut dan udara jelas Gamalis, akan diputuskan dalam rapat, tetapi untuk melakukan penutupan sulit dilakukan karena akan menghambat perekonomian masyarakat Berau.

“Masyarakat lebih patuh terhadap protokol kesehatan, keebijakan pemerintah kabupaten memberi batasan jam malam hingga pukul 21.00 Wita sudah tepat,” tegas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Berau Madri Pani ketika ditemu terpisah.

“Jangan sampai sudah diberi kelonggaran disalahgunakan, dan jangan sampai ditutup total,” ucap politsi Partai Nasional Demokrat atau NasDem tersebut.

Vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat lanjut Madri Pani, juga harus disegerakan agar terciptanya “Herd Imunity “ atau kekebelan kelompok, terutama tim kesehatan.

Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Berau diminta lebih maksimalkan kegiatan penanggulangan, jika perlu tindak secara tegas menciptakan efek jera untuk keselamatan masyarakat di daerah itu. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.