Oknum Pengasuh Lembaga Pendidikan Gerah Dengan Laporan Asusila

Yor RMS

Gambar Ilustrasi.

Balikpapan, helloborneo.com – Oknum pengasuh dari sebuah lembaga pendidikan di kawasan Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan merasa gerah adanya laporan asusila dengan dirinya dilaporkan sebagai pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Saya cukup terganggu dengan adanya laporan orang tua wali murid ke Polda Kaltim,” ujar terduga pelaku kejahatan seksual yang tidak mau disebutkan namanya ketika dihubungi helloborneo.com di Balikpapan, Kamis.

Laporan tindak asusila yang dilaporkan orang tua wali peserta didik pada Rabu (6/10) tersebut disampaikan kepada Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Renakta Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Timur atau Polda Kaltim.

Persoalan tersebut menurut terduga pelaku kejahatan seksual, telah dibicarakan bersama orang tua wali murid yang merasa menjadi korban tindak asusila, dan dirinya tidak menyangka polemik terus bergulir.

Ia menganggap apa yang berkembang saat ini merupakan musibah bagi dirinya dan keluarga. Sejak permasalahan mencuat di internal lembaga pendidikan bersangkutan, dirinya mengundurkan diri sebagai pengasuh di lembaga pendidikan tersebut.

“Saya mengundurkan diri, demi kepentingan yang lebih besar untuk menetralisir persoalan. Terjadi pro dan kontra di internal anak didik dan wali murid,” ucapnya.

“Saya pasrah dan tidak melakukan perlawanan. Mudah-mudahan semua pihak dibukakan hatinya untuk sama-sama beritikad yang terbaik untuk ini,” tambahnya.

Menyangkut terduga pelaku kejahatan seksual mengundurkan diri sebagai pengasuh di lembaga pendidikan ditelusuri oleh helloborneo.com, “Bapak (terduga pelaku kejahatan seksual) sudah tidak di sini, mungkin di rumahnya. Coba langsung aja ke rumahnya,” kata salah satu petugas lembaga pendidikan itu.

Subid IV Renakta Ditkrimum Polda Kaltim masih terus melakukan penyelidikan atas laporan para orang tua yang anaknya menjadi korban kejahatan seksual.

“Kami masih melakukan penyelidikan atas laporan tindak asusila dengan terlapor oknum pengasuh lembaga pendidikan sebelum mengambil kesimpulan. Kami akan menindaklanjuti laporan orang tua korban,” jelas Kasubdit Renakta Polda Kaltim AKBP I Made.

“Pasti ditindaklanjuti, ini baru diperiksa. Saya baru baca sepintas laporannya. Nanti kami informasikan lagi,” ujarnya. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.