Anak Usia 5-11 di Amerika Serikat Mulai Divaksinasi COVID-19

Tun MZ

Piper Washburn (6), disuntik vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 di San Jose, California, Rabu, 3 November 2021. (AP)Piper Washburn (6), disuntik vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 di San Jose, California, Rabu, 3 November 2021. (AP)
Piper Washburn (6), disuntik vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 di San Jose, California, Rabu, 3 November 2021. (AP)

Washington DC, helloborneo.com – Permainan berburu barang tersembunyi dan balon-balon berbentuk binatang menyambut anak-anak di beberapa pusat vaksinasi di California pada hari Rabu (3/11), sewaktu anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun menerima suntikan vaksin COVID-19 pertama mereka, sehari setelah pemerintah federal menyetujui vaksinasi dengan dosis untuk anak-anak.

Santa Clara County, lokasi Silicon Valley, memulai pemberian suntikan dua dosis Pfizer itu pada Rabu pagi, dan jadwal penyuntikan segera penuh.

Daerah setingkat kabupaten itu berharap akan menerima sekitar 55 ribu dosis pekan ini dan akan membuka klinik-klinik tambahan di 80 sekolah dan mengerahkan tim-tim vaksin keliling ke kawasan-kawasan miskin.

“Ini hanya satu lapis perlindungan lagi. Dan sekarang kami merasa kami dapat sepenuhnya menjalani kehidupan yang mereka inginkan dan melakukan semua hal yang mungkin tidak kami lakukan dalam beberapa tahun ini,” kata Ian Chipman, yang putrinya baru divaksinasi.

Banyak di antara pusat vaksinasi di Santa Clara yang dihiasi motif-motif ramah anak seperti binatang dan membuat permainan seperti berburu barang-barang tersembunyi, sementara yang lainnya membagikan buku mewarnai dan hadiah-hadiah lainnya, kata para pejabat.

Sebagai bagian dari rencana ambisius untuk menawarkan vaksinasi virus corona kepada 3,5 juta anak-anak California dalam kelompok usia itu, negara bagian tersebut bermaksud menawarkan vaksinasi di lokasi-lokasi yang mencakup klinik sekolah, apotek, tempat praktik dokter anak dan tempat-tempat milik pemda setempat, yang banyak di antaranya akan mulai diluncurkan dalam beberapa hari ini. Para pejabat kesehatan mengatakan mereka mengharapkan 1,2 juta dosis awal vaksin untuk anak-anak tersebut. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.