Ribuan Warga Brussels Protes Perpanjangan Pembatasan Sosial Terkait Covid-19

Tun MZ

Polisi menembakkan meriam air untuk membubarkan aksi protes terkait pembatasan COVID-19 di Brussels, Belgia Minggu (21/11).
Polisi menembakkan meriam air untuk membubarkan aksi protes terkait pembatasan COVID-19 di Brussels, Belgia Minggu (21/11).

Belgia, helloborneo.com – Ribuan orang berkumpul di pusat kota Brussels hari Minggu (21/11) untuk memprotes pemberlakukan kembali langkah-langkah pembatasan sosial guna mencegah perebakan COVID-19. Kebijakan ini diberlakukan pemerintah untuk melawan lonjakan kasus terbaru.

Banyak di antara demonstran yang juga memprotes desakan untuk vaksinasi, dan setiap langkah yang dinilai memaksakan wajib vaksinasi.

Para demonstran berbaris di belakang spanduk besar bertuliskan “Bersama Untuk Kebebasan.” Sebagian melemparkan bom asap dan petasan, tetapi tidak ada kekerasan selama tahap awal demonstrasi yang berawal di luar markas besar Uni Eropa itu.

Selama beberapa hari terakhir ini telah terjadi demonstrasi di banyak negara Eropa ketika satu demi satu negara kembali memperketat kebijakan pembatasan sosial terkait COVID-19.

Polisi Belanda pada hari Sabtu (30/11) menangkap lebih dari 30 orang dalam kerusuhan di Den Haag dan kota-kota lain di Belanda, menyusul aksi kekerasan yang lebih buruk pada malam sebelumnya. (voa/tan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.