Desa Gunung Mulia-Penajam Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

ES Yulianto

(Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintahan Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik yang dipandu oleh Koodinator Penyuluhan Badan Pengkajian dan Teknologi Pertanian Kalimantan Timur Ludy Kristianto, Senin.

“Potensi pengolahan fases hewan ternak, kami dianggap memiliki nilai ekonomis,” ujar Kepala Desa Gunung Mulia Odang ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Dengan adanya potensi nilai ekonomis dari fases ternak para peternak di Desa Gunung Mulia tersebut, mendorong Odang untuk memberikan kemampuan tambahan kepada para peternak setempat.

“Sebelumnya sudah ada yang mengelola tapi hanya bisa skalanya masih sangat kecil padahal memiliki nilai ekonomis untuk menambah pemasukan mereka,” ucapnya.

Di samping memiliki nilai ekonomis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pemerintahan desa untuk berupaya menggurangi penggunaan pupuk yang berbahan kimia. Dengan adanya pengembangan pupuk organik bisa membuat petani sayur lebih hemat dan tidak mudah merusak unsur hara tanah.

“Supaya petani ternak mampu membuat atau memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis dan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia di desa kami,” jelasnya.

Dari bahan baku pengolahan pupuk organik dinilai sangat mumpuni ungkap Oddang, bahwa 30 persen penduduk di Gunung Mulia ada peternak hewan, seperti sapi, kambing dan ayam.

“Meski pelatihan hanya diikuti oleh 10 orang dari beberapa kelompok, diharapkan bisa membagi ilmu dari pelatihan itu kepada masyarakat lainnya,” kata dia. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.