Usulan Kenaikan Bantuan Keuangan Parpol Paser Tidak Disetujui Kepala Daerah

TB Sihombing

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Paser, Nonding (TBS)

Paser, helloborneo.com – Usulan kenaikan bantuan keuangan kepada Parpol (partai politik) Kabupaten Paser, sebesar Rp10.000 tidak disetujui kepala daerah, kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol setempat Nonding.

“Kenaikan bantuan keuangan Parpol diusulkan pada Anggaran Pendapatan Belanja atau APBD 2022, tapi tidak disetujui Bupati karena penyesuaian keuangan pemerintah kabupaten,” ujar Nonding ketika ditemui di Paser, Rabu.

Besaran bantuan keuangan Parpol lanjut ia, sama seperti tahun sebelumnya yakni Rp5.349 per suara kepada mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Paser hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Dana tahun lalu sama dengan tahun ini. Sudah kami laporkan Bupati. Menyesuaikan keuangan daerah mudah-mudahan 2023 yang meningkat, memang undang-undang juga mengatur, tapi tidak juga bisa dipaksakan,” ucapnya.

Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 213/1327/Polum tentang Penyaluran dan Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2021, perlu diberikan stimulus dalam rangka pemulihan ekonomi.

Nonding menambahkan, sebelumnya Kesbangpol Kabupaten Paser juga telah melakukan penghitungan yang layak berdasarkan studi komparasi yang diterima dari usulan DPRD Kabupaten Paser sebesar Rp12.000.

Namun beberapa kesepakatan juga mengatur, penambahan bantuan keuangan tidak menggangu pelaksanaan program prioritas, kondisi kemampuan daerah hingga indeks kemahalan perbandingan besaran jumlah satuan per suara, sehingga tidak ada penambahan.

“Melihat kondisi sekarang, bantuan saat ini kayaknya sudah tidak layak. Maka arahan dari Kementerian agar Bupati/Wali kota dan Gubernur menaikkan bantuan keuangan, cuman dari arahan Bupati menyesuaikan kemampuan daerah,” ungkapnya.

Secara kumulatif nilai bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Paser kepada Parpol sebesar Rp716.905.080, untuk 11 Parpol berdasarkan perolehan suara menduduki 30 kursi di DPRD Kabupaten Paser periode 2019-2024, dengan jumlah suara sah mencapai 134.026 suara.

Nilai yang sama seperti tahun sebelumnya tersebut, nantinya akan disalurkan kepada Parpol setelah pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan tahun anggaran sebelumnya diserahkan dan diperiksa oleh Pemerintah Kabupaten Paser.

Peruntukan bantuan keuangan itu diprioritaskan pada kegiatan pendidikan politik bagi anggota partai dan masyarakat, hingga operasional sekretariat partai politik. Tiga partai mendapat anggaran lebih dari Rp100 juta, sementara delapan partai lainnya di bawah Rp70 juta. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.